Monday, 22 May 2017

Pasar Grosir Batik Setono Pekalongan

Pasar Grosir Batik Setono Pekalongan
Dilihat dari depan Pasar Grosir Batik Setono Pekalongan


Nyipenengah.com - Singgah ke Pekalongan tanpa membeli batik? Seriusan? Kurang lengkap rasanya, jika berkunjung ke Pekalongan tanpa mengadopsi satu pun batik. Sebelum balik ke Kaliwungu, saya mampir ke Pasar Batik Setono Pekalongan.

Pasar Grosir Batik Setono Pekalongan letaknya tepat di jalan raya Pantura, yang tidak jauh dari terminal bus Pekalongan. Setiap pengendara pasti lewat sini, kalau sedang melakukan perjalanan ke arah Jakarta maupun mau ke arah Semarang.

Dulunya Pasar Grosir Batik Setono Pekalongan adalah pabrik teksil. Karena sudah lama mandek produksi, dialihkanlah menjadi Pasar Grosir Batik Setono Pekalongan. Dulu pun Pasar Grosir Batik Setono Pekalongan tidak ada, karena kebanyakan batik dijual di luar daerah. Maka untuk menampung pengusaha kecil dan menengah dalam memasarkan produksi batiknya berdirilah Pasar Grosir Batik Setono Pekalongan.

Pasar Grosir Batik Setono Pekalongan
Pose di depan Toko Zikin


Di Pasar Grosir Batik Setono Pekalongan, tidak hanya batik saja yang dijual tapi beragam kebutuhan lainnya umumnya pasar lah ya. Tetapi lebih kepada pakaian, sprei, sarung, sandal, tas dan pernak-pernik yang menampilkan ciri khas kota Pekalongan.

Area Pasar Grosir Batik Setono Pekalongan cukup luas. Bisa menampung kendaraan roda empat dan roda dua, bus pun bisa masuk ke Pasar Grosir Setono ini. Toilet, musholla dan banyak kios pun berdiri memeriahkan Pasar Grosir Batik Setono Pekalongan. Belum puas berbelanja tapi kantong udah jebol? Tenang mesin ATM masih ada, di depan jalan masuk hahaha ... mumpung mampir kan? Kapan lagi gitu #kedipkedip.

Harga batik yang dibandrol di Pasar Grosir Batik Setono Pekalongan, kalau dibilang murah yang bisa nawar ya murah. Di bilang mahal ya juga tergantung kualitas bahannya. Kalau diambil rata-rata mulai dari Rp 15.000,- hingga harga jutaan. Pertoko standarnya beda-beda, kalau mampir ke sini pokoknya harus bisa nawar.

Pasar Grosir Batik Setono Pekalongan


Tetapi kalau dibandingkan harus Berburu batik di Setono Pekalongan atau di pasar Banjarsari saya pilih di Banjarsari. Soalnya di sana masih bisa turun harganya, di Setono kuat banget jualnya turun harganya susah. Dan kalau dibandingkan lagi suruh belanja di pasar masuknya atau di rukonya, saya pilih di ruko yang ada di sisi kiri. Karena meskipun tokonya besar, lebel harganya udah tertera jadi saya bebas memilih.

Pasar Grosir Batik Setono Pekalongan
Hasil belaja di toko Zikin


Namun semenjak saya ikut Klaster Bidang Pelatihan Batik dari DISPORAPAR dan mempraktekkan langsung bagaimana membuat batik. Saya tidak lagi mengomel sendiri kenapa batik memiliki harga tinggi. Tinggat pembuatannya, prosesnya itu yang membutuhkan ketelatenan dan kehati-hatian. Saya bangga banget bisa belajar mengenal dan membuat batik. Apalagi kalau pas kerja atau main mengenakan batik kok rasanya lebih pede. Semoga batik Indonesia semakin mendunia dan membawa kebaikan bagi seluruh masyarakat yang berkecimpung di dalamnya.

Oke buat yang main ke Pekalongan, jangan lupa mampir nih ke sini Pasar Grosir Batik Setono Pekalongan. Saya dapet dua belanjaan nih, atasan batik dan outer panjang batik yang saya beli dari toko Zikin yang dibrand sendiri. Pelayannya ramah, jadi pengen balik lagi ke sini hihihi ....


Pasar Grosir Batik Setono Pekalongan
Pintu Masuk Pasar Grosir Batik Setono Pekalongan


Salam



Sunday, 21 May 2017

Kuliner Soto & Es Coklat Depan Stasiun Pekalongan

Kuliner Pekalongan


Nyipenengah.com - Masih degan sisa cerita di kota Pekalongan, hehehe ... Jadi kami nggak sempat beli tiket yang pukul 11.00 a.m karena kedatangan kami yang ngepasin jadwal. Akhirnya Zain memilih untuk, membeli tiket jam dua belas. Karena dirasa waktu menunggu masih, sejaman lagi. Kami memutuskan untuk mencari makan, di seputaran depan Stasiun. Tinggal nyeberang doang.

Karena matahari menyengat begitu terik, saya memutuskan membeli es coklat yang ada di sebelah warung soto kami makan. Bosen dengan es teh, saya mau cari yang beda. Jadi saya cukup memesan soto tanpa minuman, karena udah beli es coklat.

Review soto daging pak Ahmad

Kuliner Pekalongan

Judul warung makannya bernama warung makan pak Ahmad. Beliau mencetak banner besar, di tempel di samping gerobak jualannya. Di mana warung makan pak Ahmad ini menyediakan, soto ayam Jowo, soto daging dan bakso. Sementara minumannya ada, es jeruk, es teh dan teh panas.

Saya lebih memilih memesan soto daging, sementara teman yang lain memesan soto ayam Jowo. Kesehatan gigi dan mulut saya agak sensitif sama yang namanya ayam, mesti ada aja kejadian nggak enaknya. Entah itu jadi selilit, atau kadang justru melukai gusi. Sementara daging lebih langsung ketelen, simple dan gampang.

Daging rebusan yang dicampur pada soto ini, empuk dan enak. Ada aroma tauto dalam soto yang saya makan. Saya menggunakan menu tambahan lontong dan rombongan lebih memilih nasi. Kuah rempahnya enak, membuat saya ketagihan menyeruput lagi.


Kuliner Pekalongan


Buat kamu yang lagi menunggu jadwal pemberangkatan kereta dan merasa lapar. Boleh jadi mencoba masakan dari warung makan pak Ahmad nih, yang berlokasi tepat di seberang stasiun Pekalongan. Soto daging yang saya pesan, beserta soto ayam Jowo plus lontong jatuh dipembayaran dengan nominal Rp 16.500,- cukup terjangkau dompet bukan? Cobain yuk!

Review es coklat J & R

Kuliner Pekalongan


Setelah memesan soto daging di warung makan pak Ahmad, saya singgah ke kedai es coklat J & R yang berada di sebelah warung pak Ahmad. Nggak tahu kenapa pengen aja minum es coklat. Dilihat dari gula yang digunakan tertulis, gula asli dan air matang. Apalagi cuacanya terik.

Ada lebel harga yang dipasang, ialah Rp 2500,-. Saya memesan dua, alih-alih buat yang lain biar bisa ngicipin hahaha ... Ketika saya sruput hmmm .... enak dan seger. Rasa gulanya berasa banget dan dahaga saya hilang seketika. Justru pengen nambah lagi dan lagi. Tapi saya stop, soalnya belum kemasukan soto ini perut.

Es coklat J & R ini, juga bisa menerima pesanan lho. Buat kamu yang tinggal di seputaran Pekalongan dan ada hajatan bisa banget tuh. Terima pesanan di nomor 0858-7833-9510.

Banner yang dipasang di beberapa warung atau toko ini bisa jadi penanda jualan yang mereka jajakan. Menurut saya banner sangat efektif sekali, dalam berjualan. Karena kadang orang nggak ngeh, mereka jualan apa tapi banner membantu memperkenalkan dengan singkat apa yang penjual tawarkan. Memang seharusnya para pedangan, membuat banner yang besar agar bisa dilihat konsumen. Biar mata konsumen langsung tertuju, lantas jika mereka butuh bisa langsung mampir.

Demikian kuliner Pekalongan yang sempat saya sambangi. Semoga bisa membantu sahabat dalam perjalanan saat berada di Pekalongan.

Kuliner Pekalongan


Salam


Wisata Malam di Kota Pekalongan

Wisata Malam di Kota Pekalongan


Nyipenengah.com - Pekalongan world city of Batik. Ingat dong ya, dengan postingan saya kemarin Klaster Pelatihan Batik Tahun 2017 selama 3 hari 2 malam di Pekalongan. Untuk malam terakhir itu ditiadakan. Jadi kami boleh berjalan-jalan dan menghabiskan malam di kota Pekalongan.

Kami berempat tentu tidak mau menyia-nyiakan, kesempatan yang diberikan. Selepas Magrib kami sepakat jalan-jalan, tentunya di lokasi seputaran yang terdekat. Tempat wisata di Pekalongan yang sempat saya kunjungi ialah:

Monumen Pekalongan 03 Oktober 1945
Monumen Pekalongan 03 Oktober 1945

Monumen Pekalongan 03 Oktober 1945

Monumen ini didirikan sebagai penanda, jika dulu masyarakat berkumpul di sini, guna menunggu keputusan perundingan menyoal Jepang yang telah menyerah kepada Indonesia. Perundingan dua jam itu berlangsung alot, Jepang tetap ingin menjaga status quo. Hasil dari rundingan tersebut, Jepang harus menyerahkan senjatanya separuh agar kekuatan mereka seimbang. Tetapi saat berlangsungnya pengumuman, ada yang bergerak naik pagar pemisah sehingga tentara Jepang memberondong peluru kepada kerumunan massa yang berkumpul. Dari peristiwa berdarah tersebut, dibangunlah Monumen Pekalngan 03 Oktober 1945 untuk menghormati jasa pahlawan.

Museum Batik Pekalongan
Museum Batik Pekalongan

Museum Batik Pekalongan

Walaupun cuma bisa berpose di depan museumnya dan belum bisa masuk karena sudah malam tapi tetep seneng aja bisa mengabadikan. Sedikit sejarah soal Museum Batik ini, diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia ke -6, pak SBY 12 Juli 20016. Dulunya Museum Batik ini gedung peninggalan Belanda yang sudah berdiri dari 1906, wow ... lama banget yak! Sebelum jadi Museum Batik pun, gedung ini sering berganti fungsi dari kator Walikota, Balai Kota, perkantoran Pemerintah dampai akhirnya jadi Museum Batik.

Beragam koleksi batik ada di dalamya, dari daerah pesisiran, pedalaman, Jawa dan pokoknya lengkap deh di sini batik dari Nusantara tercinta.
 
Kawasan Budaya Jetayu
Kawasan Budaya Jetayu

Kawasan Budaya Jetayu

Landmark Batik ikon kota Pekalongan ada di sini. Huruf bertuliskan BATIK dibangun di sini. Saya juga sempat mengabadikan, meski kamera hape pas-pasan hahaha ... Di sini lokasinya juga luas, banyak pedagang jajanan, event bertaraf internasional juga sering digelar di sini. Seperti Pekan Batik Nusantara kemarin dan saya sempat meliput penutupan acaranya yang dihadiri oleh Menteri Ketenagakerjaan.

Malam itu saya tutup dengan nongkrong di salah satu, emperan pedagang kaki lima. Dengan memesan nasi goreng, es teh dan cemilan kacang rebus kami menikmati malam terakhir di kota Pekalongan. Ah iya, malam itu juga saya bertemu kembali dengan kawan sekolah saya ketika SMP.

Wisata Malam di Kota Pekalongan


Wisata Malam di Kota Pekalongan


She Doel, dia orang Pekalongan yang nyantri di Pondok Pesantren Karangsuno. Selain nyantri dia juga sekolah di MTS, kami pernah sekelas di kelas 2E. Pelatihan Batik di Pekalongan ini tidak hanya menambah ilmu buat saya, tetapi juga menjalin silaturahmi yang sudah tahunan terputus.

          “Barang siapa yang ingin dilapangkan rizkinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia menyambung tali silaturahmi”. [Muttafaqun 'alaihi].  


 Salam