Showing posts with the label Rumah Sastra

Yang telah Terlewat

1 comment
Sebulan telah berlalu saat terakhir kali aku melihat matamu Berminggu-minggu telah berlalu Saat terkahir aku mendengar suaramu

Kenyataan yang Sebenarnya

1 comment
Kamu menyambut pagiku di depan rumahku kamu memberikan aku semangat tanpa pernah bosan kamu juga memberikan aku pelukan yang hangat, yang membuat aku tak ingin berlarian kamu mengerti akan kea…

Flash Fiction, Ceruk Kenangan

Post a Comment
Sepi mengental, menyelipkan rindu-rindu menembus dadaku, seceruk kenangan membasuh jiwa yang sedang dilanda pilu. Mantan kekasih datang lagi dalam hidup, mengungkapkan besarnya penyesalan. Aku tak …

Letter to Someone #1

2 comments
Hei seseorang di belahan bumi lain, apa kabarmu? masihkah menatap langit yang biru? atau sibuk menghitung bintang yang tak terbilang jumlahnya? aku merindumu, seperti bait yang menulis diriny…

Puisi, Menulis Cinta

Post a Comment
Dear someone would be mine, Yang jauh di sana: Puisi, Menulis Cinta Aku mungkin belum memulai lebih dari Tapi aku merasa akan berakhir seperti yang tak kuingini Daripada indahnya hanya seujung …

Menulis Cinta #2

2 comments
Berulang kali aku mencoba membunuh rasa Seandainya bisa ingin kubakar juga Seandai mampu, ingin kutiup Agar jauh pergi dan melayang tak kembali Berbohong pada orang amatlah mudah T…

Letter For Radin

Post a Comment
Radin… Malam mencecah sepi  di sini Membingkai usang perasaaan  Setapak kata ingin kurajut untukmu Izinkan sebaris tabir terukir Terima kasih untuk malam ini Radin … Dalam tema…

Flash Fiction, Secangkir Kopi dan Bayangmu

Post a Comment
Secangkir Kopi dan Bayangmu Nyi Penengah Dewanti   Flash Fiction, Secangkir Kopi dan Bayangmu Di sudut cafe aku duduk menatap luar jendela. S…

Follow by Email