Kim Ji-young Tokoh Wanita yang Berjuang Mewujudkan Emansipasi Wanita di Korea

By Nyi Penengah Dewanti - Saturday, October 24, 2020


"Kita harus membuat sejarah. Kita mesti menentukan masa depan yang sesuai dengan keperluan sebagai kaum perempuan dan harus mendapatkan pendidikan yang cukup seperti kaum laki-laki." (RA Kartini).



buku kim ji young born 1982 pdf review buku kim ji young born 1982 harga buku kim ji young born 1982 di gramedia kim ji young born 1982 pdf indonesia kim ji young born 1982 pdf download indonesia kim ji-young, born 1982 wikipedia
Kim ji young born 1982 



 

Mengenal Kim Ji-young, membuat saya seperti bercermin. Berbagai masalah yang dihadapi, membuat perasaannya tertekan, dan hal ini tidak hanya bisa dialami oleh dirinya tetapi juga bisa dialami oleh perempuan di belahan bumi yang lainnya.

 

Di Indonesia sendiri ada tokoh RA Kartini, yang mana setiap tanggal 21 April diperingati sebagai hari yang identik dengan emansipasi wanita; ialah Hari Kartini. Perayaannya ditandai dengan menggunakan kebaya, atau baju tradisional Pulau Jawa.

 

Menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia), emansipasi merupakan pembebasan dari perbudakan; persamaan hak dalam berbagai kehidupan masyarakat laiknya persamaan hak kaum wanita dengan kaum pria.

 

Sementara yang dimaksud emansipasi wanita, ialah proses pelepasan diri para wanita dari kedudukan sosial ekonomi yang rendah bisa jadi dari pengekangan hukum yang membatasi akan kemungkinan untuk berkembang dan untuk maju.

 

Kalau mengutip dari EIGE (European Institut for Gender Qquality), emansipasi wanita yakni proses, strategi dan berbagai upaya yang digunakan perempuan agar membebaskan diri dari otoritas dan kontrol laki-laki dan strukturan kekuasaan tradisional. Tidak hanya itu, emansipasi wanita berarti mengamankan kesetaraan hak untuk perempuan dan menghapus diskriminasi terhadap gender pada undang-undang, lembaga, atau skema sosial supaya perempuan bisa bebas dari segala jenis perbudakan, dari sosial, politik, dan juga ekonomi.



buku kim ji young born 1982 pdf review buku kim ji young born 1982 harga buku kim ji young born 1982 di gramedia kim ji young born 1982 pdf indonesia kim ji young born 1982 pdf download indonesia kim ji-young, born 1982 wikipedia
Buku kim ji young born 1982


 

Memang tidak mudah, butuh tokoh pendobrak yang mampu dan berani melewati batas. Kalau kata An Jeong-ha, di drama Korea Record of Youth, "Batas itu ada untuk dilewati".

Kim Ji-young termasuk salah satu seorang wanita biasa, ibu rumah tangga sederhana yang sudah tidak bisa menahan lagi. Ia mengungkapkan segala perasaannya, agar apa yang ada di dadanya melega. Bukankah hal tersebut demikian sangat wajar?

 

Sedari kecil Kim Ji-young sudah merasakan perbedaan yang sangat kentara di dalam rumahnya. Ayahnya yang selalu menomor satukan adik laki-lakinya, mendiskriminasikan dirinya dan kakak perempuannya. Hal ini sudah menjadi sebuah sistem, bahwa anak laki-laki lebih spesial dan memegang kendali. Bahkan ibu dari Kim Ji-young ketika melahirkan anak perempuan, saat mengandung Kim Ji-young dan Kim Eun-yeong.

 

Ketika Kim Eun-yeong maupun Kim Ji-young lahir, ibu memeluk bayi yang baru lahir itu sambil menangis dan meminta maaf kepada mertuanya. "Tidak apa-apa. Anak kedua nanti mungkin saja laki-laki," hibur Nenek. (halaman 25).

 

Permasalahan lain timbul, ketika Kim Ji-young  dewasa dan bekerja. Ia seorang perempuan yang cerdas, bisa mengerjakan apa saja dengan kariernya. Tapi ada waktu dimana Ji-young tidak bisa melanjutkan program yang bisa mengenmbangkan kariernya, karena perusahaan tidak mengajak karyawan yang punya keinginan menikah, punya anak, dan lain sebagainya yang dianggap merepotkan jadi hanya pegawai pria saja yang diajak.

 

Kim Ji-young merasa seolah-olah sendang berdiri di tengah-tengah labrin. Ia berusaha keras mencari jalan keluar, tetapi sejak awal tidak ada jalan keluar sama sekali (halaman 122).



buku kim ji young born 1982 pdf review buku kim ji young born 1982 harga buku kim ji young born 1982 di gramedia kim ji young born 1982 pdf indonesia kim ji young born 1982 pdf download indonesia kim ji-young, born 1982 wikipedia
Buku kim ji young born 1982



Puncak-puncak masalah terberat adalah saat Kim Ji-young memutuskan menikah dengan Jeong Dae-hyeon, lantas memiliki anak. Ia melepaskan semua yang dimilikinya. Kesempatan berkarier mengejar cita-cita pun kandas, karena terlalu sibuk mengurus rumah.  Ada masa-masa di mana ia ingin mengejar apa yang diinginkan, ada masa juga ia lelah. Oleh sebab itu, penting sekali mengkomunikasikan visi dan misi pernikahan dengan pasangan. Saling bekerjasama demi keberlangsungan rumah tangga sangat penting, karena wanita rentan dengan stres. Kim Ji-young yang memendam, Kim Ji-young yang kelelahan baik pikiran, perasaan, tekanan akhirnya memuncak dan di luar kesadaran ia berubah-ubah. Kadang berbicara seperti orang tua, kadang berubah menjadi seperti teman suaminya, terkadang juga bertingkah laiknya anak kecil.

 

"Beberapa hari terakhir ini angin bertiup kencang, ternyata hari ini sudah awal musim gugur. Ladang padi pasti tertutup butiran embun. (halaman 10) - Saat Kim Ji-young berubah jadi orangtua

 

"Kau pikir aku masih Cha Seung-yeon yang berumur 20 tahun yang tergagap-gagap menyatakan perasaanku padamu?" (halaman 12) - Saat Kim Ji-young menjadi Cha Seung-yeon, mantan dari suaminya.

 

"Aduh, Ibu, sebenarnya tubuh Ji-yeong selalu sakit dan pegal setiap hari raya." (halaman 16).

 

Dan lingkungan sekitar pun turut meremehkan seorang ibu rumah tangga, yang bisa membeli secangkir kopi Americano duduk di bangku taman ketika anaknya tertidur. Tidak ada salahnya bukan seroang ibu sedikit bersantai, karena hanya ketika anak tidurlah mereka bisa rileks sejenak. Apa yang dikatakan orang tersebut, memporakporandakan hati Ji-yeong. "Ibu-ibu kafe memang beruntung." Ucap pengunjung kafe yang antri dengan gamblang, padahal itu menyakiti hati seseorang yang mereka bicarakan. Sepanjang hari itu Ji-yeong hilang fokus, cuciannya, menyuapi anak, jemuran kusut, dan bahkan ia sendiri belum makan. Untunglah suaminya Jeong Dae-hyeon menenangkan dirinya.

 

"Tidak seperti itu. Jangan dipikirkan lagi." (halaman 16). Jeong Dae-hyeon menarik Ji-yeong dalam pelukannya, ia menepuk-nepuk punggung Je-yeong.



buku kim ji young born 1982 pdf review buku kim ji young born 1982 harga buku kim ji young born 1982 di gramedia kim ji young born 1982 pdf indonesia kim ji young born 1982 pdf download indonesia kim ji-young, born 1982 wikipedia
review buku kim ji young born 1982
 



Sebenarnya istri tidak minta apa-apa, hanya komunikasi yang baik dan selalu menenangkan kerisauan yang dialami sudah cukup. Karena merasa ada keanehan dalam diri istrinya Jeong Dae-hyeon pun pelan-pelan membantu istrinya, memulihkan kondisi batin, mental, dan fisiknya. Ia terus bersabar mendampingi, berusaha mengerti, tanpa membuat Ji-yeong tersinggung. Karena apapun itu, kesalahan dan kegagalan mengajarkan kita lebih baik dari sebelumnya. Keduanya mengatasi kesulitan bersama, daripada menyalahkan satu sama lain.


Semoga dengan tokoh-tokoh emansipasi wanita di manapun berada, yang salah satunya adalah Kim Ji-yeong  mampu mendobrak dapat mewakili suara hati wanita di seluruh dunia. Citra wanita bukan hanya perempuan yang lemah, justru wanita adalah orang yang paling berhak dijunjung tinggi martabatnya karena melahirkan keturunan untuk generasi penerus bangsa. Salam.(*)


Baca juga review : 


  • Share:

You Might Also Like

15 comments

  1. tokoh wanita yang sangat inspiratif ya ini.. melalui tulisan ini jadi mengetahui bahwa sosok kim ji young ini memang layak menjadi inspirasi banyak perempuan di Indonesia ya

    ReplyDelete
  2. Aku dah nonton mba, dan sedih sih liat kim ji young ini berjuang, apalagi waktu adiknya beli roti buat dia, kata mamanya itu kesukaan kakanya ga taunya malah ga doyan 😭 itu kesukaan adiknya, budaya patriarki banget ya disana tu

    ReplyDelete
  3. Kadang tuh ya penghakiman dari masyarakat yang turut memberatkan perempuan. Dianggapnya perempuan yang selalu berada di ranah pribadi alias di rumah saja, tidak punya bargaining position dengan suaminya. Padahal kan suami istri bekerja sama untuk menuntaskan kewajiban dalam membentuk bahtera rumah tangga yaaa.. Kalau nggak ada istri di rumah, si suami emangnya bisa ngerjain semuanya sendirian? ;)

    ReplyDelete
  4. Ternyata permasalah komplrks seorang wanita yg mengalami stigma lemah dan 'warga negara kelas dia' ini terjadi di mana-mana ya. Trmksh sdh menginfokan buku ini, Nyi..

    ReplyDelete
  5. Aku udah baca juga nih review film kim ji young di mubadalah, bagus memang

    ReplyDelete
  6. Ini ada filmnya bukan si mbak? Kayaknya ga asing namanya. Atau beda ya ekeke. Makasih sharenya mbak

    ReplyDelete
  7. Nyi .. yang di bagian ini ... "Ibu-ibu kafe memang beruntung." ... maksudnya apa? Saya belum mudheng. Topiknya bagus ya .. untungnya suaminya pada dasarnya pengertian.

    ReplyDelete
  8. waa keren banget yaaa, aku belum liat nih filmnyaaa, jadi kepo deh pengen nonton jugaaa hihiihi

    ReplyDelete
  9. Aku udah nonton filmnya. Tapi belom baca bukunya. Kayaknya lebih seru bukunya ya. Di film pasti banyak bagian yang tidak terrepresentasikan seperti yang di buku. Nyari aaah.

    ReplyDelete
  10. Tokoh wanita yang sangat inspiratif ya Mba. Memang terkadang faktor budaya membuat banyak perempuan tersisihkan. Bagus banget ni tema bukunya. Mantab.

    ReplyDelete
  11. Namanya emang gak asing yah tapi baru tahu ada bukunya lho mbak apalagi buku tentang emansipasi wanita.

    ReplyDelete
  12. Aku belum baca bukunya sih tapi sudah nonton filmnya dan bikin air mata banjir dari awal sampai akhir

    ReplyDelete
  13. Ini ada filmnya.. Dan aku baru dpt 30 menit pertama nontonnya trus stop. Karena awal2 terkesan bosan. Tp baca ulasan mbak nyi jd kepengen nonton lagi. Lebih2 bisa baca novelnya

    ReplyDelete
  14. Aku juga baca buku dan nonton film Kim Ji-young ini.
    Tapi ada banyak hal yang bertentangan dengan keyakinanku, heuheu...makanya bingung mau review dari mana..

    ReplyDelete
  15. Masih ada kelanjutannya nggak Nyi, seperti nanggung kisahnya. Apa yang dilakukan Ji-Young setelah semua beban terasa berat atau setelah suaminya dengan pengertian membantu?

    ReplyDelete

Terima kasih sudah mampir ke blog sederhana saya, salam hangat