Kentos Kelapa Makanan Favorit Masa Kecil di Bali

By Nyi Penengah Dewanti - Tuesday, February 18, 2020



Kentos Kelapa Makanan Favorit Masa Kecil di Bali - Bersama keluarga besar, seminggu lalu saya mudik ke Bali. Saya mempunyai dua saudara laki-laki, kebetulan saya nomor dua. Kalau kata orang Jawa bilang, 'Sendang kapit pancuran'. Ibu saya asli Bali, awalnya beragama Hindu kemudian hijrah menjadi mualaf setelah menikah dengan bapak yang asli Jawa. Itulah mengapa nama saya begitu asing, dimata orang-orang Jawa.


jenis pangan hutan hutan sebagai sumber pangan contoh pangan hutan pemanfaatan hutan untuk ketahanan pangan jenis jenis pangan hutan hutan cadangan pangan untuk apakah hasil hutan tersebut produk hasil hutan
Kekompakan keluarga dan saudara di Bali 


Saat saya bersekolah nama saya sering menjadi olok-olokkan, kalau nggak sebel, manyun, ya nangis. Tapi lama kelamaan jadi terbiasa, ibu selalu mengelus rambut saya ketika menunggui di sekolah. Saya diminta untuk bersabar, karena teman-teman hanya bercanda begitu ucap beliau. Setiap hari libur tiba, bapak dan ibu mengajak saya dan kakak mudik ke Bali. Perjalanan kami lakukan dengan bus, setelahnya dengan kapal untuk menyeberang. Dari Gilimanuk, tiga jam perjalanan untuk tiba di rumah. Biasanya setelah dari rumah pakde, kami akan tinggal di pondok untuk beberapa hari.


Membuat Minyak Kelapa bersama di Pondok



Hal-hal yang selalu saya rindukan ketika di Bali, selain tinggal di pondok, ya mandi di kali, main air di laut dan juga memetik buah kelapa bersama. Hal itu selalu rindukan bersama teman-teman kecil saya. Kalau jaman dahulu sudah ada handphone mungkin saya sudah bisa mengabadikannya, sayangnya belum ada jadi hanya tinggal kenangan.  Seminggu lalu saya tidak mengulangnya, karena mudik kami tidak bisa berlangsung lama dan bude sedang sakit.

Ibu selalu menceritakan masa kecilnya saat mudik, beliau harus sekolah dengan jarak yang lumayan jauhnya. Mau ke kota jauh, kemana-mana jauh yang mana hanya bisa ditempuh dengan jalan kaki. Ibu tidak punya sepeda. Masa kecil ibu ya harus membantu keluarganya membuat minyak kelapa.

jenis pangan hutan hutan sebagai sumber pangan contoh pangan hutan pemanfaatan hutan untuk ketahanan pangan jenis jenis pangan hutan hutan cadangan pangan untuk apakah hasil hutan tersebut produk hasil hutan
Kanan-kiri penuh dengan pohon kelapa


Biasanya kelapa di petik di pohon, lalu dibuka dari seratnya, dipantik dan diparut. Proses pembuatan minyak kelapa dibuat dengan cara manual alias tradisional. Pertama dibuat santan dahulu, kemudian di rebus selama empat jam tidak boleh ditinggal harus ditunggui. Dari santan yang direbus lama itulah lama kelamaan akan mengeluarkan minyak, setelah minyak terpisah harus didinginkan. Setelah benar-benar dingin barulah dipanaskan kembali, agar tidak mudah tengik.

Waktu saya kecil saya selalu mendampingi ibu dan saudara-saudara saya membuat minyak kelapa. Yang nantinya akan dijual ke pasar, untuk dua liter minyak kelapa butuh 10 butir kelapa. Pegel banget iya, dulu saya tugasnya yang memarut kalau nggak ya bagian yang memeras. Namanya juga anak kecil, hehehe ... paling membantu sebentar terus kebanyakan main. Nah, yang paling saya senang adalah makan kentos yang ada di kelapa tua.

jenis pangan hutan hutan sebagai sumber pangan contoh pangan hutan pemanfaatan hutan untuk ketahanan pangan jenis jenis pangan hutan hutan cadangan pangan untuk apakah hasil hutan tersebut produk hasil hutan
Kentos dan kelapa inilah perbedaannya


Ada yang tahu kentos? Kalau tombong tahu nggak? Itu lho embrio kelapa yang biasanya ada di kelapa yang tua. Biasanya saya akan berebut dengan keponakan untuk mendapatkannya, kami menunggu kelapa yang dipantik untuk mendapatkan kentos. Kalau dapet yang manis bahagia banget, kalau yang hambar kami bersedih. Tapi bukan lantas dibuang, kentos-kentos hasil pantikan kelapa dikumpulkan untuk dibuat sayur, dimakan menjadi lauk pauk.

Saya sempat sebal dengan ibu, kenapa kalau mudik selalu diajak ke pondok nggak jalan-jalan ke destinasi wisata yang indah-indah di Bali. Karena tujuan kami ke Bali biasanya ya untuk silaturahmi, apalagi saudara ibu ada 12 orang. Keluarga besar banget ya kan? Sekarang aja saya sudah dipanggil nenek, hahaha ... Seminggu untuk mampir ke saudara-saudara nggak cukup, tapi ya dinikmati aja.

jenis pangan hutan hutan sebagai sumber pangan contoh pangan hutan pemanfaatan hutan untuk ketahanan pangan jenis jenis pangan hutan hutan cadangan pangan untuk apakah hasil hutan tersebut produk hasil hutan
Di belakang saya banyak kulit kelapa yang sudah dibuat minyak kelapa


Setelah dewasa saya baru menyadari bahwa ibu mengajarkan banyak hal dari hal-hal sederhana di pondok. Banyak panganan dari hutan yang ternyata bisa diolah, dijadikan panganan yang bisa untuk memperpanjang kehidupan. Pondok adalah sebutan untuk rumah, yang ada di tengah-tengah hutan dan pesawahan. Semasa kecil ibu tinggal di sana, membantu ibundanya dan keluarganya membuat olahan makanan dari hutan.

Mengapa saya menyukai kentos, karena rasanya manis dan kalau dimakan kayak kita makan awan. Lembut banget. Kentos juga mempunyai beberapa manfaat buat kesehatan:


Meningkatkan kinerja otak dengan baik

Dalam kentos kelapa, ada kandungan omega 3 yang bernutrisi bagus untuk otak. Apalagi anak-anak yang masih dalam pertumbuhan.

Menguatkan tulang dan gigi

Ada kandungan fosfor yang tinggi dalam kentos, dimana bisa menguatkan tulang dan gigi dari kekeroposan. Pantas pas waktu SD, saya mendapatkan juara 1 kebersihan gigi, hahaha ... sekarang mah boro-boro.

Mecegah dari anemia

Kentos juga mengandung zatbesi, yang mana bisa mengatasi kekurangan darah atau anemia. Mengonsumsi kentos, membuat zat besi dalam tubuh yang kurang jadi tercukupi. Aliran darah pun jadi lancar kita juga jadi sehat.

Menjaga kesehatan mata

Vitamin A juga bisa didapatkan dari kentos, saat kita mengonsumsinya. Apalagi jaman sekarang, dari anak kecil sampai dewasa semuanya menggunakan gadget yang mana layar gadget atau komputer ini berbahaya. Dan masih banyak kandungan manfaat lain dari kentos kelapa.




Kegiatan di pondok sebenarnya tidak hanya membuat minyak kelapa, tapi juga memanen cokelat yang sudah matang. Mengambil biji-biji yang terjatuh dimakan binatang, untuk dijual lagi. Sayangnya kemarin pas mudik cokelatnya nggak matang, ada yang berbuah dan ada yang tidak. Tapi sangat menyenangkan, bisa singgah kembali di pondok.

jenis pangan hutan hutan sebagai sumber pangan contoh pangan hutan pemanfaatan hutan untuk ketahanan pangan jenis jenis pangan hutan hutan cadangan pangan untuk apakah hasil hutan tersebut produk hasil hutan
Tanaman dan buah cokelat yang belum matang


Hutan Sumber Pangan yang Melimpah


Sahabat blogger saya Lidha Maul bilang, "Hutan adalah supermarket alam". Saya sependapat. Betapa hutan menyediakan segalanya untuk kita, tidak mengenal siapa yang paling dikasihi, manusia atau hewan semuanya diberikan dengan adil. Tugas kita adalah menjaganya, merawatnya agar alam tidak murka. Kalau murka kitalah yang sengsara.


jenis pangan hutan hutan sebagai sumber pangan contoh pangan hutan pemanfaatan hutan untuk ketahanan pangan jenis jenis pangan hutan hutan cadangan pangan untuk apakah hasil hutan tersebut produk hasil hutan


Buat teman-teman yang cinta banget dengan lingkungannya, dengan keanekaragaman yang dipunya oleh alam bisa bergabung untuk lebih peduli dan mencintai lagi lho bersama WALHI (Wahana Lingkungan Hidup). WALHI merupakan organisasi yang memproklamirkan kepeduliannya, kepada hutan dan lingkungan yang ada di Indonesia.

Seringnya terjadi kebakaran hutan, hutan yang gundul kemudian beralih fungsi, parahnya tahun lalu saudara kita yang tinggal di Kalimantan dan Sumatera terkena kepungan asap. Hal inilah yang membuat WALHI terus membuka sinergi, kepada masyarakat, organisasi, komunitas dan siapasaja untuk mengedukasi pentingnya keanekaragaman hayati yang ada di bumi.


jenis pangan hutan hutan sebagai sumber pangan contoh pangan hutan pemanfaatan hutan untuk ketahanan pangan jenis jenis pangan hutan hutan cadangan pangan untuk apakah hasil hutan tersebut produk hasil hutan


"Aku tertarik sih, tapi aku sibuk kerja jadi nggak sempet ikutan WALHI."

Tenang teman-teman, kalian juga bisa berdonasi untuk mendukung penuh pengembangan penggiat lingkngan hidup ini lho untuk kehidupan yang bekelanjutan. Kalian bisa kepo-kepo langsung ke websitenya juga. Mari bersama-sama menjaga lingkungan, dengan penuh kasih sayang agar kita pun diperlakukan sama. Semangat!


jenis pangan hutan hutan sebagai sumber pangan contoh pangan hutan pemanfaatan hutan untuk ketahanan pangan jenis jenis pangan hutan hutan cadangan pangan untuk apakah hasil hutan tersebut produk hasil hutan
Ngumpul keluarga belum semua



  • Share:

You Might Also Like

21 comments

  1. Lucu ya, Mbak, namanya. Aku sih tahunya isian kelapa doang. Aku juga suka makannya, tapi semenjak (((dewasa))) gak pernah nemu lagi.

    ReplyDelete
  2. Bicara Bali semua asyik selain kelapa itu kak, Ayam Bethuthu menjadi menu pilihan terbaik di sekitar Pantai Nala Denpasar.

    ReplyDelete
  3. Wah...kentos! Jarang tuh. Kalau ada jadi rebutan. Hehe...
    Sayang sekali hutan semakin berkurang karena alih fungsi. Padahal sumber pangan banyak yang dari hutan...

    ReplyDelete
  4. Iyaa mbak Nyi, saya juga sempat heran-heran, namanya kayak orang bali tapi pas denger voice note logatnya jawa. Wkwk, ternyata ibunya mbak nyi orang bali toh. Ohh isi kelapa itu namanya kentos, biasanya saya langsung makan dan suka ukuran yang kecil-kecil. Tapi udah lama sih gak nemu ketos beberapa tahun ini.

    ReplyDelete
  5. oalah isian kelapa itu namanya kentos toh, belum pernah cobain sih, itu dimakan gitu aja udah enak ya. emang ya hutan itu manfaatnya banyak bangeeet, suka sedih kalo ada kebakaran hutan atau tebang liar. makasih mba info kerennya

    ReplyDelete
  6. wah aku juga suka sama kentos kak waktu jaman kecil, pasti dilebihin sama ibu beserta air kelapanya juga. ternyata manfaatnya banyak juga ya, suasananya bikin rindu desa ey

    ReplyDelete
  7. Wah kalau kentos aku kurang tahu kak. Mungkin kalau disini ada juga tapi aku nggak tahu bahasa lokalnya apaan

    ReplyDelete
  8. Sejak awal membaca nama Mbak Nyi Penengah, saya sudah yakin ada darah Bali-nya hehehe.
    Dan saya juga suka kentos, Mbak. Dulu warung dekat rumah saya kan jual kelapa. Nah, pas beli baru dikupas. Paling happy kalau ada kentosnya. Rasanya krenyes..krenyes segar hahaha

    ReplyDelete
  9. Saya juga sukaaa banget sama Kentos Kelapa. Klo di tempatku namanya Gandus. Renyah2 gitu klo yg masih kecil ukurannnya. Terus klo bikin minyak kelapa, suka sama sisa ampasnya itu. Enaaak semuanya enaaak.

    ReplyDelete
  10. Bali bali bali.... Kapaaaan bisa ke Bali. Main di pantai, keliling bersepeda, liatin sunset tiap hari. Uh, pasti menyenangkan ^^

    ReplyDelete
  11. mba Nyi, aku belum pernah maem Kentos Kelapa itu sing yok opo ya? wkwk maklum hidupku nomaden jadi ga begitu ngerti juga, karena kalo mam kepala, kalo ga kelapa muda ya kelapa ijo. Ntar tak tanya mamahku deh hihi

    ReplyDelete
  12. Aku bahkan baru tau kentos itu apa. Belum pernah mencicipi bagian dari kelapa ini.

    ReplyDelete
  13. Wah kentos kesukaan saya sejak kecil mbak, kalau di tempat saya namanya gandos, hehehe. Biasanya saya makan gitu aja atau di jus sama air kelapa muda kalau ada sih

    ReplyDelete
  14. Aku baru tahu ada kentos kelapa. Apalagi bisa dimanfaatkan jadi banyak hal. Berguna banget, ya.

    ReplyDelete
  15. Betul banget, di hutan bisa dapat beraneka ragam makanan, sayang kalau hutan sampai rusak ya

    ReplyDelete
  16. Kentos ini berarti di Bali masih ada ya, Kak? Duh menyesal dong baru tahu sekarang tentang Kentos. Kalau tahu pas ke Bali kemarin mau coba juga. Aku suka nyobain memang camilan dari buah-buahan gitu. Keripik kelapa sih udah pernah nyoba karena banyak dijual di Bali, Kentos ini kayaknya akan diburu next kalau ke Bali lagi

    ReplyDelete
  17. Saya juga dekat nih dengan Kentos Kelapa ini. Waktu kecil, kalau belah buah Kelapa dan ada kentosnya, almarhum Kakek langsung memberikannya untuk saya, soalnya beliau tau kalau saya suka sekali sama rasanya yang manis manis segar.

    ReplyDelete
  18. Kentos itu memang lembut dan enak. Asli, rindu makan kentos begitu. Karena sekarang di daerahku, ya boro-boro kelapa sampai jadi kentos. Masih muda pun udah diambil buat dijual.

    ReplyDelete
  19. aku biasa nyebut kentos ini tumbung juga tapi nggak tahu kalau dia bisa diolah jadi makanan. memang pohon kelapa ini banyak banget ya manfaatnya

    ReplyDelete
  20. Kentos? Aku belum pernah dengar tentang makanan yang satu ini dan aku kayaknya belum pernah memakannya deh. Tapi dilihat dari berbagai kelebihan yang didapatkan, aku jadi penasaran pengen nyoba deh makannya, gaskeun lah aku nanti coba pas pulkam request sama ibu, apa ya disini nama makanan itu?

    ReplyDelete
  21. Itu namanya kentos toh.. aku pernah melihatnya tapi belum pernah makan sama sekali...

    ReplyDelete

Terima kasih sudah mampir ke blog sederhana saya, salam hangat