Wednesday, 25 July 2018

Jangan Hanya Menanti Boleh juga Mencari



Jangan Hanya Menanti Boleh juga Mencari - Masih saja membahas soal rahasia jodoh, nih Gengs hehehe ... Kembali lagi ke saya, dulu saya juga hanya bisa menanti dan terus berharap ada yang datang menghampiri. Tapi ternyata saya salah, menanti bukan satu-satunya jalan untuk mendapatkan pasangan. Namun juga disarankan kita untuk melobi, mencari dimulai dari teman-teman dekat sendiri.



Ini bukan hal yang tabu, "Saya kan wanita, mana ada datang dahulu kepada prianya?" Sebenarnya bukan begitu juga sih, tetapi mencari dalam rangka ikhtiar untuk menemukan. Tidak jadi soal jika kita melakukannya, untuk menjemput jodoh. Dirasa kita yakin untuk melakukannya. Banyak sahabat saya yang mengajukan proposal kepada, ustadzah yang dipercayainya untuk membantu melakukan taaruf kok. Dan setelahnya mereka menikah, dengan cinta yang dibangun atas dasar karena sama-sama ingin beribadah kepada-Nya.

Mengingat kembali kisah Siti Khadijah

Dahulu Khadijak menyukai nabi Muhammad terlebih dahulu, bahkan beliau memerintahkan budaknya untuk mengamati apa yang dilakukan Nabi Muhammad untuk meyakinkan hatinya. Bahwa Nabi Muhammad adalah orang yang benar-benar amanah. Khadijah pun mengerahkan segala upayanya yang dia bisa. Kita bisa mencontoh teladan dari Khadijah.

Bahkan Khadijah meminta bantuan budak perempuannya, yang bernama Nafisah binti Munabih, untuk menemui Nabi Muhammad terkait isi hatinya. Nabi Muhammad pun belum langsung memutuskan, beliau harus mempertimbangkan pula keputusan dari pamannya itu. Dan Nafisah kembali menemui paman Nabi, Abu Thalib. Berkaca dengan kisah masa lampau tersebut, kita juga bisa melakukan hal itu. Kita meminta bantuan kepada pihak ketiga, yang kita yakini bisa membantu untuk bisa mempersatukan jalinan ikrar yang suci ini. Tidak ada salahnya, dan tidak masalah. Jika kita merasa sudah menemukan, orang yang tepat yang shaleh yang bisa membimbing kita menjadi lebih baik lagi.



Muslimah tidak hanya harus menanti agar dipilih, tetapi juga diperkenankan untuk memilih. Jadi gengs, tidak ada salahnya jika kita mencintai seseorang lebih dulu. Tetapi tidak hanya sebatas mencintai, atau memiliki saja tapi dibuktikan dengan keseriusan untuk dapat melangkah menuju ikatan yang shah. Jika kalian sudah siap, yuk ah! Segera melangkah, segera menikah biar tambah berkah. Aaamiin, semoga bermanfaat!

0 comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah mampir ke blog sederhana saya, salam hangat