Tuesday, 16 September 2014

[Book Review] Cinta Tak Kenal Logika









Judul               : Cinta Tak Kenal Logika
Penulis             : Kamal Agusta
Penerbit           : Rumah Oranye
ISBN               : 9786021588826
Review            :

Hal Sederhana yang Menggila
Saat kumemandangmu, kutahu ada satu aura ganjil yang menyelimutimu, membuat dadaku sesak. Aura ganjil itu bernama kesepian. (halaman 9)


Cinta Tak Kenal Logika, menceritakan persahabatan putih abu-abu antara Seisa dan Yuri, juga kisah cinta mereka yang anak muda banget. Bab pertama diawali dengan serunya pertandingan futsal yang digawangi oleh kelas X9 dan X1. salah satu pemain futsal tersebut ada yang ditaksir Yuri, yaitu Prema. Di bab kedua, Prema bertemu dengan Seisa saat hujan dipulang sekolah. Dari situ Prema dekat dengan Seisa.

Lelaki kesepian bernomor punggung 7 yang diceritakan bab awal adalah Rafky. Lelaki gunung es, Seisa menyebutnya karena kecuekan lelaki itu yang super duper. Rafky tinggal bersama neneknya yang ternyata adalah tetangga baru Seisa, tak pelak betapa dongkolnya Seisa jika setiap hari harus berpapasan dengan Rafky.

Saat mendekapmu, tiba-tiba keegoisan dalam diriku tumbuh, aku menginginkan dirimu seutuhnya. Kamu milikku bukan miliknya. (halaman 53)
Seperti seorang pecandu, Prema kini menjelma heroin bagi Seisa. Membuatnya lupa diri, kehilangan akal sehat. (halaman 67)

Begitulah konflik yang dibangun dalam novel debut pertama Kamal. Percintaan yang dibangun di atas hubungan yang akan sedang dirajut. Seisa tidak bisa menolak rasa yang tercipta antara dirinya dan Prema karena seringnya jalan berdua. Namun Seisa juga sebenarnya tidak ingin mengkhianati sahabatnya; Yuri. Dan di sisi lain ada cinta yang diam-diam tersemat untuk Seisa. Sanggupkah tokoh-tokoh dalam novel Cinta Tak Kenal Logika, menemukan cinta sejatinya masing-masing?

Aku tak pernah menyangka bahwa kau akan mengkhianatiku seperti ini. Bahkan dalam dunia mimpi sekalipun. Kenapa kau bisa begitu tega? (halaman 85)

Kamal sukses membangun tokoh labil remaja dalam novelnya. Setting seputaran sekolah dan lingkungan rumah antar tokoh. Sosok Rafky mesti dingin namun sebenarnya baik hati. Serupa trauma gitulah ceritanya sehingga menyebabkan Rafky menutup diri.
            Nggak banyak waktu lama menghabiskan untuk membaca novel ini, selain ringan juga menghibur, dan tentu saja nuansa romantic terbangun apik. Lincah dan banyak quote betebaran di dalam novel Cinta Tak Kenal Logika. Meskipun cinta terkadang membutakan logika, kita tetap harus berfikir dengan akal yang sadar bukan akal yang dangkal. 

            Cukup satu hal yang membuat jantungku meledak-ledak karena bahagia, yaitu saat kau berkata “Beruntung karena aku ada untuk bersamamu.”(halaman 23)

           

0 comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah mampir ke blog sederhana saya, salam hangat