7 Mitos Seputar Asam Urat

Post a Comment


7 Mitos Seputar Asam Urat - Mitos seputar asam urat banyak beredar dan kadang membuat bingung orang. Alih-alih menjaga diri eh, malah bisa jadi asam urat naik karena salah bertindak.


obat asam urat asam urat normal obat asam urat tradisional dan pantangannya pantangan asam urat
7 Mitos Seputar Asam Urat


 

Sendi dan nyeri jadi kumat tidak tertahankan, yang akhirnya bisa berpengaruh pada ginjal, hati, jantung, dan bisa jadi malah stroke melanda.

 

Asam urat beberapa tahun belakangan akrab dengan saya, karena mertua laki-laki saya mengidapnya dan saya harus hati-hati dalam menjaga pola makannya dengan baik. Salah sedikit bisa kambuh dan justru membuat saya yang merawatnya, jadi kalang kabut.

 

Demikian juga dengan ibu saya, yang mengeluhkan sendi nyeri karena makan ini dan itu. Akhirnya mendapatkan rujukan obat asam urat.

 

Berbekal hal demikian akhirnya saya belajar juga mencari tahu, penyebab asam urat dan berbagai mitos karenannya. Ini dia rangkumannya buat teman-teman yang baca blog saya, dari buku ‘Mengendalikan Asam Urat’ oleh Dr. Hans Tandra.

 

 

7 Mitos Seputar Asam Urat

 

 

Penyakit asam urat hanya diderita oleh kaum pria

Meskipun pria memang sepuluh kali lebih sering menderita penyakit asam urat, namun penyakit ini juga sering menyerang wanita. Khususnya wanita dengan rentang usia 60 tahun ke atas, yang memasuki masa manapouse.

 

Penyakit asam urat adalah penyakit yang jarang dijumpai

Penyakit asam urat normal tersebar di mana-mana, bahkan ketika seseorang berusia 40 tahun pun bisa terkena penyakit ini. Penyebab asam urat biasanya karena gaya hidup yang keliru dan salah makan.

 

Penyakit asam urat cukup diobat dengan cara berdiet

Diet yang benar dan baik memang bisa menurunkan kadar asam urat, tapi penderita juga harus minum obat agar kadar asam uratnya tetap normal.

 

Gaya hidup yang tepat juga membuat penderita akan merasa aman, seperti perbanyak minum air putih, berolahraga dengan teratur.

 

Penyakit asam urat hanya milik orang kaya

Jika seseorang makan dan minum dengan sembarangan serta gaya hidupnya tidak ditata dengan baik maka penyakit yang ada dalam diri bisa menyerang, dan asam urat makin meninggi.

 

Penyakit asam urat bisa sembuh dengan sendirinya

Keluhan adanya penyakit asam urat memang bisa berkurang dan hilang, tetapi penyakit asam urat tetap berlangsung walau tanpa keluhan. Kalau sudah demikian, akhirnya kristal urat bisa menimbulkan kerusakan sendi dan gejala di tempat lain. Khususunya ginjal dan dinding pembuluh darah.

 

Panyakit asam urat terjadi pada orang gemuk

Baik orang gemuk atau kurus semuanya bisa terkena penyakit asam urat. Yang sering menjadi sasaran asam urat normal ini bukan hanya penderita obesitas tapi mereka yang juga menyandang diabetes, darah tinggi, kolesterol tinggi, megnidap ginjal serta pasien kanker

 

Panyakit asam urat hanya menyerang ibu jari kaki

Penyakit asam urat ini seringnya menyerang pangkal sendi ibu jari kaki, dikenal dengan sebutan podagra. Tetapi sendi di tangan dan kaki pun jari-jari, pergelangan, sikut, dan lutut bisa juga terkena imbasnya. Penyakit asam urat berlangsung lama dan menahun, bisa menyerang sekaligus berbarengan.

 

Demikian 7 mitos septar asam urat dari buku ‘Mengendalikan Asam Urat’ oleh Dr. Hans Tandra. Semoga bermanfaat, salam.

 

Nyi Penengah
Aku suka membaca buku, apalagi membaca hatimu. Mari bekerjasama dengan penuh cinta. Jika berkenan email di sini: nyipenengah@gmail.com

Related Posts

Post a Comment