Wednesday, 12 September 2018

Berkeliling di Kebun Tembakau TTN, BIN Cigar Factory dan Museum Tembakau | Jember Sueger Camp 2018 Part Two



Berkeliling di Kebun Tembakau TTN, BIN Cigar Factory dan Museum Tembakau | Jember Sueger Camp 2018 Part Two - Kenangan sering kali tidak sengaja memanggil kita, kemudian ingatan-ingatan yang telah terlewati muncul satu persatu. Pada 01 September 2018 silam, kita pernah pergi bersama melakukan perjalanan yang menyenangkan. Kita berangkat dari Hotel Lestari, menuju berbagai destinasi wisata yang sudah ada dalam agenda. Kaos kita yang sama, wajah-wajah kita yang antusias bertanya akan ada apa di sana. Saya merekam semuanya dalam ingatan, sekalipun hal itu paling rahasia.

wisata jember wisata jember j88 wisata jember murah wisata jember terbaru 2018 wisata jember papuma wisata jember rembangan wisata jember dekat kota wisata jember teluk love wisata jember dekat stasiun wisata jember lumajang wisata jember air terjun wisata jember gratis wisata jember terpopuler wisata jember hits wisata jember baru wisata jember bukit wisata jember termurah wisata jember malam wisata jember utara wisata jember dekat unej wisata jember pantai wisata jember ambulu wisata jember apa saja wisata argopuro jember wisata agro jember wisata dira jember wisata ajung jember wisata arah jember wisata asik jember wisata jember untuk anak anak wisata kereta api jember wisata simbat ambulu jember wisata kebon agung jember wisata jember bondowoso wisata jember watu jubang wisata jember barat wisata jember bakso kabut wisata botani jember wisata bjbr jember wisata bdr jember wisata bedadung jember wisata balung jember wisata bandealit jember wisata b29 jember wisata bahari jember wisata bima jember wisata belanja jember wisata bagus jember wisata budaya jember wisata baluran jember wisata buah jember


Kebun Tembakau TTN (Tartama Nusantara)

"Kita sudah sampai," ucap Mbak Prita dan Mas Nana dengan senyum terkembang. Kami langsung bergerak, mempersiapkan amunisi, kamera, powebank, ponsel dan mineral. Jaga-jaga kalau haus. Kita langsung disambut oleh Pak Anas, guide di lahan tembakau. Aroma dedaunan tembakau menguar, kita berjalan ke sana-kemari mencari obyek yang diceritakan. Ada yang memotret, merekam, pun langsung membuat vlog. Benar-benar tidak ada yang menganggur diantara kami, semuanya bergerak membidik dan mengumpulkan bahan. Bersama di antara kalian, membuat rasa bahagia mengalir dengan sendirinya.
           
Saya sudah sering melihat daun tembakau di daerah saya, tetapi bentuknya berbeda. Ini lebih besar, lebih lebar dan lebih menghijau. Dan ini yang akan dijadikan cerutu nantinya. Yang benar saja? Saya sangat penasaran dan saya baru tahu juga kalau Jember, adalah kota penghasil tembakau terbaik di Dunia. MasyaAllah, ada di Indonesia, negeri yang saya tinggali ini. Cerutu hanya saya kenal lewat film-film Hollywood yang biasanya ada mafianya sedang menghisap dalam-dalam, tetapi di sini dengan mata kepala sendiri menyaksikannya. Sepengetahuan saya Kuba adalah produsen terbaik penghasil cerutu, ternyata Jember pun menempati urutan kedua.

Bersma Pak Anas, kami diajak berkeliling. Diperkenalkan dengan daun tembakau yang akan dibuat cerutu nantinya. Lahan tembakau dikelilingi oleh kelambu, saya lupa istilahnya apa karena tidak mencatat saking bersemangatnya bakalan ingat. Tidak hanya manusia saja yang ingin diperlakukan dengan istimewa, tanaman tembakau juga iya. Dari cara merawatnya saya sudah jelas berbeda, kebunnya bersih, rapi dari berbagai dusut manapun, intensitas pencahayaan dan kelembapannya sangat dijaga. Untuk memetik hasil panennya, tidak boleh sembarangan. Kita harus memetiknya dari posisi memetiknya ke kiri dahulu baru ke kanan, atau kanan ke kiri tetapi tidak boleh dari atas ke bawah. Cara pemetikannya melalui ukuruan, jika sudah mempunyai antara 35-40 cm barulah boleh dipetik. Nggak boleh ngasal ya ternyata! Besuki Na Oogost (BNO) adalah nama dari daun jenis tembakaunya, kadar nikotin varietas ini rendah.

Puas mengetahui tata cara penanaman tembakau, kami diajak lagi jalan ke tempat gudang pengolahannya. Luar biasa gede gudangnya, dengan model seperti banyak jeraminya gitu. Dan yang saya paling bangga adalah, setiap gudang ada bendera Indonesianya, yang dipasang di ujung atap gudang. Berkibar dengan gagahnya, salut!

wisata jember wisata jember j88 wisata jember murah wisata jember terbaru 2018 wisata jember papuma wisata jember rembangan wisata jember dekat kota wisata jember teluk love wisata jember dekat stasiun wisata jember lumajang wisata jember air terjun wisata jember gratis wisata jember terpopuler wisata jember hits wisata jember baru wisata jember bukit wisata jember termurah wisata jember malam wisata jember utara wisata jember dekat unej wisata jember pantai wisata jember ambulu wisata jember apa saja wisata argopuro jember wisata agro jember wisata dira jember wisata ajung jember wisata arah jember wisata asik jember wisata jember untuk anak anak wisata kereta api jember wisata simbat ambulu jember wisata kebon agung jember wisata jember bondowoso wisata jember watu jubang wisata jember barat wisata jember bakso kabut wisata botani jember wisata bjbr jember wisata bdr jember wisata bedadung jember wisata balung jember wisata bandealit jember wisata b29 jember wisata bahari jember wisata bima jember wisata belanja jember wisata bagus jember wisata budaya jember wisata baluran jember wisata buah jember


Saat saya masuk ke gudang, saya hanya melihat di bagian ujung sana, ada beberapa orang yang sibuk menata daun tembakau. Tetapi saat saya menoleh ke atas, MasyaAllah itu daun tembakau yang dikeringkan gaes! Mirip kelelawar yang bergelantungan. Ditata dengan sangat rapi dan menarik. Prosesnya dengan disujen duluan. Sujen adalah menusuk daun tembakau dengan jarum khusus, antara 30-an daun, kemudian baru dinaikkan ke atas untuk diangin-anginkan selama 20 hari.  Apabila ada daun tembakau yang sobek, harus dipisahkan sendiri. Setelah daun yang bergelantungan tersebut siap dipanen, akan diturunkan dan diteruskan ke gudang selanjutnya.

Pada bagian produksi, daun tembakaunya belum bisa diproses. Tetapi harus disortir kembali, disusun untuk proses fermentasinya. Di ruangan ini daun tembaukau yang sudah kering, ditumpuk-tumpuk lagi agar semakin kering. Suhu udaranya juga dijaga, jika kurang digunakan pembakaran arang yang ditaruh ditempat khusus. Dari proses ini, daun tembakau yang siap digunakan untuk menjadi cerutu dikirim ke BIN Cigar. Di tempat ini kami melihat, bagaimana daun tembakau menjadi cerutu. Dibutuhkan ketekunan dan ketelitian yang super, untuk menggulung menjadi cerut yang layak didistribusikan. Tahapannya sendiri dimulai dari wrapping, filling, binding, pressing drying dan packing. Tangan-tangan trampil di sini yang mengerjakan, adalah perempuan.


wisata jember wisata jember j88 wisata jember murah wisata jember terbaru 2018 wisata jember papuma wisata jember rembangan wisata jember dekat kota wisata jember teluk love wisata jember dekat stasiun wisata jember lumajang wisata jember air terjun wisata jember gratis wisata jember terpopuler wisata jember hits wisata jember baru wisata jember bukit wisata jember termurah wisata jember malam wisata jember utara wisata jember dekat unej wisata jember pantai wisata jember ambulu wisata jember apa saja wisata argopuro jember wisata agro jember wisata dira jember wisata ajung jember wisata arah jember wisata asik jember wisata jember untuk anak anak wisata kereta api jember wisata simbat ambulu jember wisata kebon agung jember wisata jember bondowoso wisata jember watu jubang wisata jember barat wisata jember bakso kabut wisata botani jember wisata bjbr jember wisata bdr jember wisata bedadung jember wisata balung jember wisata bandealit jember wisata b29 jember wisata bahari jember wisata bima jember wisata belanja jember wisata bagus jember wisata budaya jember wisata baluran jember wisata buah jember


BIN Cigar Factory

Di ruang produksi BIN Cigar Factory, kami disambut oleh Bapak Imam. Beliau memperkenalkan kepada kami proses daun tembakau yang sudah siap ini, untuk menjadi cerutu. Dari dikumpulkan, digulung hingga ujung dan ujung bisa rapi serupa buletan. Kalau masih gagal ya harus diulang lagi, apalagi pas dites ukurannya dalamnya kempes wajib dibuat kembali. Rumit sekali gaes ternyata, nggak cuman asal gulung jadi. Ternyata juga diperhatikan bukan hanya gulungan yang rapi, tapi isinya pas komposisi atau gak, diameter sesuai takaran atau tidak.

Teh Evi sama Kang Gerry yang bisa merasakan bagaimana rasanya cerutu, mereka mendapatkan kesempatan mencoba. Pak Imam pun mempraktekkan bagaimana cara menghisap cerutu yang baik, dari memotong ujungnya dahulu, menyulut dengan api lantas dihisap tapi tidak ditelan. Hanya dikumur-kumurkan saya dibagian dalam mulut, ternyata menghisap cerutu dan rokok itu berbeda ya. Saya baru ngeh di sini, duh katrok banget yes! Yang paling dashyat adalah, dari penanaman tadi, proses petik, penyimpanan dan dibuat sampai bisa diekspor membutuhkan penyimpanan sampai dua tahun gengs! Mantap banget, pantesan cerutu lebih mahal, jadi tahu deh sekarang. Emang berapa sih harga cerutu dari Boss Cigar Factory? Harganya bervariasi gengs, yang paling murah seharga Rp 60 ribu dan termahal, 4,5 jutaan. Ada juga cerutu raksasanya, gede banget. Itu gimana buat masukin ke mulut ya? Hahaha ...

BIN (Boss Image Nusantara) Cigar Factory
Alamat :
Jl. Brawijaya No. 3. Krajan, Jubung, Sukorambi, Kabupaten Jember.

wisata jember wisata jember j88 wisata jember murah wisata jember terbaru 2018 wisata jember papuma wisata jember rembangan wisata jember dekat kota wisata jember teluk love wisata jember dekat stasiun wisata jember lumajang wisata jember air terjun wisata jember gratis wisata jember terpopuler wisata jember hits wisata jember baru wisata jember bukit wisata jember termurah wisata jember malam wisata jember utara wisata jember dekat unej wisata jember pantai wisata jember ambulu wisata jember apa saja wisata argopuro jember wisata agro jember wisata dira jember wisata ajung jember wisata arah jember wisata asik jember wisata jember untuk anak anak wisata kereta api jember wisata simbat ambulu jember wisata kebon agung jember wisata jember bondowoso wisata jember watu jubang wisata jember barat wisata jember bakso kabut wisata botani jember wisata bjbr jember wisata bdr jember wisata bedadung jember wisata balung jember wisata bandealit jember wisata b29 jember wisata bahari jember wisata bima jember wisata belanja jember wisata bagus jember wisata budaya jember wisata baluran jember wisata buah jember


Museum Tembakau

Puas berkeliling ke pembuatan cerutu dari daun sampai jadi, saya bersama rombongan kembali melakukan perjalanan menuju Museum Tembakau. Disambut oleh Pak Sunito, kami dipersilakan dahulu ke ruang miting. Di sana kami melakukan perkenalan, dan dijamu camilan khas Jember yakni edamame (kacang kedelai). Rasanya yakin bikin nagih, saya sedang punya rencana membelinya online jika ada. Karena rasanya enak banget.

Di Museum Tembakau ini, kita diceritakan mengenai sejarahnya. Yang mana tembakau sudah ada sejak tahun 1600, busyet udah lama banget ternyata gengs. Saya pun baru tahu, duh terimakasih Mba Prita dan Mas Nana atas kesempatan mengajak mengikuti acara Jember Sueger Camp 2018 ini.

Apa saja yang ada di museum tembakau ini, adalah bagaimana sejarahnya. Bagaimana cara penanaman yang baik, bagaimana teknik budidayanya, ada koleksi jenis berbagai tembakau, dan yang paling bikin pengen punya adalah inovasi baru parfum tembakau. Pas pak Sunito menyemprotkan di tangan kami, baunya itu enak, nggak ilang-ilang sampai terbawa pulang. Jadi kapan kita dapet endorse parfum tembakau, Pak Sunito? Hahaha ... Ternyata nggak kerasa udah satu jaman kita berkeliling di Museum Tembakau, yang terbilang tidak luas ini. Saking nyamannya kali ya, dan Pak Sunito yang penuh dengan semangat bercerita. Duh, masih banyak yang kepengen saya dengan Bapak! Tapi waktu sudah harus mengajak berperang kembali menuju destinasi selanjutnya, kami akan menuju ke Taman Botani Sukorambi. Letaknya ternyata nggak jauh, lho gengs. Sampai geli, ternyata Jember itu kota banget, mau kemana-mana nggak begitu jauh ih.


Museum Tembakau
Alamat:
Jl. Kalimantan No. 1, Jember.

Baca juga : 

13 comments:

  1. Ooh Nyi ikut juga ke Jember ya? Senangnya :)

    saya penasaran banget sama cerutu yang katanya harganya jutaan itu loh. Gimana rasanya, hehehe

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya Teh, seneng banyak pengalaman.
      Rasanya nggak tahu hahaha tapi rasanya pegang seneng wkwkwk nggak penasaran lagi sama cerutu di film Hollywood jadinya hahaha

      Delete
  2. Wah jadi penasaran sama tembakau bergelantungan :) ternyata prosesnya digantungin gt ya Nyi.
    Nyi ini acara sama mba Yuni admin KEB bukan sih? Seru banget ya ternyata :)

    ReplyDelete
  3. Nyi, yang pas tembakaunya kering itu wangi loh, aku suka. Kadang kalau lewat pabrik tembakau, wanginya enak hehe...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Banget haahha wanginya itu piye gitu ya, jaman SMA aku lewat sawah yang banyak ditanami tembakau aku bilang wanginya enak, eh temenku bilang apek wkwkwk

      Delete
  4. duh ternyata tembakau nya juga digantungin ya, kirain cuma cintaku yg digantungin.

    ReplyDelete
  5. Wahh keren mbak bisa mengunjungi museum Tembakau, puas banget perjalanannya.

    ReplyDelete
  6. Masih kecium wangi tembakau dimana mana yaa, apalagi parfumnya itu loh Nyii..

    ReplyDelete
  7. Aku gak nyangka main ke Kebun Tembakau, Gudang Dan pabriknya cerutu bisa jadi menarik.

    ReplyDelete
  8. Huwoooo, cerutu kayak di film-film :D Ternyata Jember gak cuma pantainya yang keren ya , banyak wisata edukatif lainnya kayak museum tembakau ini.

    ReplyDelete

Terima kasih sudah mampir ke blog sederhana saya, salam hangat