Friday, 5 January 2018

Bersama Ibu Segalanya Selalu Indah


Bersama Ibu Segalanya Selalu Indah -  Ibu adalah sosok rumah bagiku, aku mencintainya karena beliau cinta pertamaku. Sejauh apapun perjalananku pergi, aku tetap ingin kembali dan kembali lagi. Ibu adalah rumah dari segala kecemasan dan bahagiaku, tidak perlu menununjukkan apa yang kurasakan. Ibu selalu tahu. Ibu selalu memahami dan beliau sangat tahu bagaimana anaknya ingin dimengerti.

bersama ibu  bersama ibu tiri bersama ibu mertua bersama ibunda nabi ismail menetap di bersama ibu kost bersama ibu kos bersama ibu muda bersama ibu kandung bersama ibu teman bersama ibuku ibu bersama anak mimpi bersama ibu kenangan bersama ibu mandi bersama ibu gambar ibu bersama anaknya foto ibu bersama anaknya gambar ibu bersama anak mimpi bersama almarhum ibu foto ibu bersama anak mimpi makan bersama almarhum ibu foto ibu bersama bayi anak tidur bersama ibu bapa foto ibu bersama bayinya gambar ibu bersama bayi hukum anak tidur bersama ibu bapa ceritasex bersama ibu ceritaku bersama ibu cerpen bersama ibu


Semakin besar aku tumbuh bersama ibu dan kedua saudara laki-lakiku. Sosok ayah bisa tergantikan dengan kehadiran kedua saudara laki-lakiku. Aku tidak merasa kesepian, tetapi aku pernah beberapa kali iri dengan mereka yang memiliki bapak di samping tumbuh kembangnya. Di masa lalu atau di masa depan nantinya, semestalah pemegang rahasia terbesarnya jadi semakin ke sini aku semakin terbiasa tanpanya.


Setelah menikah aku tinggal bersama ibu mertua, bagaimana rasanya tinggal bersama dengannya? Banyak sekali rasanya, ada bahagia, tawa dan rasa yang aku ciptakan sendiri pula.

Pernah diajak mampir ke rumah salah seorang sahabatmu? Kadang kala kita sering menjawab, "Emang di rumahmu ada apa di sana?"

Beberapa orang ingin berkunjung, apabila ada sesuatu di dalamnya, tanpa pernah memikirkan untuk membuat sesuatu itu menjadi ada dengan kehadirannya. Bisa jadi banyak orang yang enggak menjalin hubungan, tersebab hal ini. Ingin datang, hanya menginginkan yang dibutuhkan, mengapa tidak membangunya bersama? Menjadi sesuatu yang kelak akan dikenang sepanjang masa dan usia.

Ibu selalu menasehatiku, untuk mengambil ilmu dari setiap kejadian. Karena ibu tahu, perjalananku menjadi seorang menantu masihlah sangat panjang dan berliku. "Dia Maha Tahu yang terbaik".

Sebenarnya keinginanku hanya satu, bisa tinggal bersama ibu menemani hari-hari tuanya. Menjaganya, merawatnya dan menemaninya menghabiskan waktu. Alhamdulillahnya meski berjauhan, suami selalu mengijinkan aku bisa pulang ke rumah menemui cinta yang sesungguhnya. Cinta yang telah mengandung, melahirkan dan membesarkanku hingga sekarang. Setiap bersama ibu, segalanya selalu berkesan dan membekas dalam ingatan.


Terima kasih Kakak Cheila dan Kak Noorma, untuk lemparan tema Arisan GandjelRel periode ke 17. Kalian berdua adalah sosok yang membanggakan, sama-sama mengajar. Kak Chela mengajar SD dan Kak  Noorma seorang dosen. Hmm ... envy with you girls! Secara cita-citaku dulu menjadi guru. Meski disibukkan dalam mengajar, kalian berdua tetap bisa produktif dengan ngeblog. Salut banget! Semoga selalu diberikan kesehatan dan keberkahan dalam menebar ilmunya ya Kakak. Aamiin.


2 comments:

Terima kasih sudah mampir ke blog sederhana saya, salam hangat