MENU

Saturday, 19 October 2019

Tulisan Bagus adalah Bonus dari Kebiasaan Menulis Jelek



Tulisan Bagus adalah Bonus dari Kebiasaan Menulis Jelek - Sebenarnya apa sih kebiasaan itu? Kebiasaan merupakan sesuatu hal yang kita kerjakan berulang-ulang dan dilakukan dengan rutin oleh seseorang. Seperti kegiatan yang sering kita lakukan di pagi hari, setelah bangun tidur. Sholat, mandi, memasak, olahraga dan lain sebagainya. Karena sebenarnya hidup kita sebenarnya adalah berbagai tumpukan kebiasaaan.




Mengapa saya bilang tulisan bagus adalah bonus dari kebiasaan jelek, karena itu yang saya alami dan benar adanya. Sebelum bisa menulis sebagus sekarang, saya menikmati proses bagaimana cara menulis, tulisan jelek, tulisan nggak jelas, tulisan melebar kemana-mana dan lain sebagainya. Tetapi karena saya rutin melakukannya, dan rutin membaca apa saja akhirnya kebiasaan inilah yang menjadikan saya sekarang memiliki bonus tulisan bagus. Kalau mau jadi penulis, entah itu penulis blog atau penulis novel dan lain sebagainya. Nikmati proses dalam menulis jelek, ada saatnya kita akan menulis bagus seperti penulis buku terkenal. InsyaAllah, jadi mari semangat menulis!

Kebiasaan Membuat Kita Mudah Melakukan Sesuatu



Charles Duhigg dalah bukunya, The Power of Habit menuliskan bahwa kebiasaan direkam pada bagian paling dalam otak manusia. Ada sebuah riset tentang seorang yang mengalami kerusakan otak yang parah, dan tidak bisa mengingat hal baru dalam waktu semenit. Namun ajaibnya dia mampu melakukan kebiasaan sehari-harinya, sebelum otaknya mengalami kerusakan jelas Charles dalam kasus tersebut.




Ternyata kebiasaan yang kita lakukan ini akan terekam di ganglia basal, otak yang berbeda dengan bagian yang biasa kita gunakan untuk berpikir dan mengingat hal baru. Peran penting ganglia basal ini membawa pesan, dan mengirikan sintal ke seluruh sistem saraf. Seperti kita harus bernapas, menelan saat makan dan lain sebaaginya. Otak akan berinstirahat dan menghemat tenaga, saat kita melakukan kebiasaan rutin yang perlu dilakukan adalah kita konsentrasi dengan apa yang kita lakukan.

Jadi hubungan kebiasaan dengan menulis, akan otomatis terbangun jika kita senantiasa melakukannya setiap hari. Kadang kalau nggak ingin menulis saya ya nggak menulis, tapi ada kalanya meninggalkan dunia tulis beberapa hari membuat saya merindu. Mari bangun kebiasaan menulis sejak dini, dan tularkan semangat itu kepada yang lain. Karena dengan menulis, kita bisa meninggalkan warisan untuk anak cucu nantinya. (*)

No comments :

Post a Comment

Terima kasih sudah mampir ke blog sederhana saya, salam hangat