Wednesday, 10 October 2018

Mengenal Manulife Asset Management Indonesia



Mengenal Manulife Asset Management Indonesia - Dalam berkehidupan, manusia berjuang akan adanya dua hal. Pertama kemakmuran, dan kedua adalah kebahagiaan. Tetapi kadang yang terjadi justru sebaliknya, tidak mendapatkan keduanya. Mungkin itu sebabnya banyak orang yang merasa stress, bahkan dari waktu ke waktu terus meningkat dan bertambah parah.

Mengenal Manulife Asset Management Indonesia



Orang-orang bijak seperti Mahatma Ghandi dan Dalai Lama, pernah menyimpulkan jika kebahagiaan itu bermula dari dalam, bukan dari luar. Misalnya seseorang yang berpikir jika hidup sudah memiliki rumah dan mobil, pastilah ia akan merasa bahagia. Nyatanya tidak, tidak berapa lama dia akan berpikiran lagi, coba rumahku jauh lebih besar, mobilku melajut lebih cepat dan seterusnya. Artinya jika seseorang tidak memiliki rumah dan mobil, berarti dia tidak akan bahagia. Mari kita ubah pandangan tersebut, dan putuskan untuk berbahagia detik ini tanpa syarat apapun.

Kopdar investarian Manulife

            Ketika Mbak Nia bilang di group akan ada even Manulife, tentang cara berinvestasi yang baik saya langsung minta izin sama mas suami untuk bisa ikut andil dalam acara tersebut. Bahkan Mbak Ika Puspita, menyarankan untuk mengajak Mas Suami serta, agar bisa belajar bareng. Alhamdulillah kami berdua diberi kesempatan untuk belajar bersama Manulife di kantornya Jalan Pandanaran Semarang, Minggu 30 Oktober 2018 silam.

Dipandu oleh Mbak Yuyu, kami diajak untuk mengisi survey terlebih dahulu. Salah satu pertanyaannya, "Apa yang bikin kamu sulit nyisihin duit?" Kita tinggal nyentangin aja di form Mentimeternya. Dari sinilah bisa ditarik kesimpulan, mengapa penting banget menyisihkan uang serta berinvestasi itu penting.

Mengenal Manulife Asset Management Indonesia


Setelah Mbak Yuyu, ada lagi Mas Surya Hadinanta yang memperkenalkan kepada kami soal MAMI (Manulife Asset Management Indonesia). MAMI inilah yang akan mengelola investasi, dengan nama Reksadana. Ada istilah yang bikin saya geli,  dimana Kopdar Investarian ini ternyata gagasan dari komunitas yang disebut anak MAMI. Karena yang hadir adalah blogger-blogger, maka kopdar investarian ini diisi oleh materi yang tidak jauh dari dunia ngeblog sebelum masuk kemateri inti.

Dunia blogging itu asyik sekali

Sebelum Mbak Nia memulai sesi sharing ngeblog, kopdar investarian dipandu oleh Isul sebagai MC. Duh, kalau ingat Isul inget Kanjeng Ratu, gegara pas waktu ikut Kirab di Solo bareng Dikoko dan Ncus. Jadi Mbak Nia membocorkan, bagaimana mengemas blog biar kreatif, nggak ngebosenin dan membuat pembaca betah. Sedikit informasi, Mbak Nia ini juaranya lomba. Dari sebuah lomba mengantarkan dia traveling ke Thailand dan menang uang jutaan rupiah. Nggemesin kan dia? Kontan yang baik, menurut Mbak Nia adalah konten yang berisi; tulisan kreatif, dilakukan dengan observasi, niat, tingkatkan, elaborasi dan eksplorasi serta networking. Selain itu, ada kiat ngeblog pula yang dilansir dari Kang Arul oleh Mbak Nia. Apa sajakah kiat ngeblog yang menghasilkan?

Mengenal Manulife Asset Management Indonesia


Kemampuan menulis
Blog TLD
Plugin yang tepat
Blogwalking
Akun medsos aktif
Komunitas Blogger
Lomba
Join Grup Blogger di Facebook

Selain Mbak Nia, ada juga Mbak Ika Puspita, yang sharing mengenai dunia blog. Karena Mbak Ika itu sering di hire oleh brand-brand untuk diajak kerjasama, karena rajinnya dia menulis review.

"Jadilah dirimu sendiri, menulis dengan apa adanya diri kamu," begitu Mbak Ika mengungkapkan, supaya kita tidak meniru gaya bahasa orang lain. Jujur beberapa kali terlibat even dengan Mbak Ika, saya suka sekali dengan beliau. Profesional dan dia selalu menjadi apa adanya dia. Sikap positifnya juga selalu saya contoh.

Ada juga Mas Don Suke, dia pemilik blog Seputarsemarang. Bahkan dia bisa dibilang sesepuh di dunia ngeblog, daerah Semarang. Mas Don mengungkapkan, dahulu dirinya tidak pandai menulis. Tetapi dengan ketekunannya, eksistensinya yang tiada henti dengan berbagai  postingan membuatnya terlatih sampai sekarang. Apalah saya yang baru beberapa tahun ngeblog, Alhamdulillah dipertemukan dengan orang-orang keren seperti mereka membuat saya sangat bersyukur.

Mengenal Manulife Asset Management Indonesia


Nggak hanya Mbak Nia, Mbak Ika dan Mas Suke, juara lomba seperti Diko dan Mbak Diyanika turut dihadirkan ke depan untuk membagi kiat sukses ngeblog sehingga menjadi juara yang terus menerus. Mau tahu mengapa mereka selalu menjadi juara? Handiko, sapaan akrabnya Diko masih muda dan prestasi gemilang selalu diraihnya. Ada sampai 7-gadget berhasil diraih sebagai pemenang lomba, serta uang tunai jutaan. Diko membeberkan, jika membaca tulisan atau kesukaan juri itu perlu, karena akan berimbas kepada penilaian. Sementara Mbak Diyanika justru bilang, lomba yang dimenangkannya seringkali tulisan yang mendekati deadline. Seolah ide beterbaran pas di saat yang tepat, dia juga melakukan survey agar tulisannya menjadi maksimal.

Belajar mengenal reksa dana Manulife

Namanya Bapak Legowo Kusumonegoro, Presiden Direktur PT. Manulife Asset Manajemen (MAMI), biasa dipanggil dengan Pak Leg. Beliau dengan ramah dan sabar menjelaskan, soal reksa dana. Apa sih reksa dana itu sebenarnya, akhir-akhir ini banyak yang menggembar-gemborkan istilah itu dan akhirnya saya tahu. Bahwa reksa dana itu semacam program investasi yang menggabungkan modal (uang) dari banyak investor, untuk berinvestasi dalam instrumen-instrumen investasi. Tenang jangan khawatir, karena modalnya dikelola profesional oleh perusahaan pengelola aset atau manager investasi (MI). Analogi gampangnya adalah,  satu kelas mengumpulkan uang, uang yang dikumpulkan dipegang oleh ketua kelas, dan uang itu dikelola biar semakin berkembang. Caranya? Dengan diinvestasikan ke reksa dana pasar uang, reksa dana pendapatan tetap, reksa dana campuran atau reksadana saham. Banyak pilihan, dan setiap pilihan ada kelebihan dan kekurangannya. Termasuk segala resikonya tersebut.

Mengenal Manulife Asset Management Indonesia


Namun kelebihan dari reksa dana sendiri ada 5 bagian, apa sajakah?

Fleksibel
Banyak produk yang bisa disesuaikan
Likuid
Mudah dicairkan kapan saja dan tanpa jangka waktu
Aman
Karena diawasi oleh OJK dan telah terdaftar
Bebas pajak
Tidak ada pemotongan pajak. Karena modal yang diinvestasikan telah disimpan di bank, dan tidak ada pajak lagi setelahnya
Terjangkau
Kok bisa? Karena bisa dimulai dari 10 ribu rupiah saja

Setiap ada kelebihan pastilah memiliki kekurangan, apa sih kekurangan reksa dana sendiri? Salah satu kekurangannya, tidak bisa digunakan sebagai pembayaran dengan metode gesek, kredit maupun debit. Selain itu juga tidak bisa digunakan untuk membeli produk, dengan cara online.

Mengenal Manulife Asset Management Indonesia


Saya paling suka ketika Pak Leg bilang, kalau mengelola keuangan dengan baik itu sama dengan mengelola nikmat yang telah Allah SWT beri buat kita. Sebab itu kita nggak boleh mengelolanya dengan sembarangan, karena nanti akan dipertanggungjawabkan di kemudian hari. Selain menyimak apa yang disampaikan oleh Bapak Legowo, kami juga melakukan live tweet lho gaes, kalian bisa kepoin aja dengan hestek #KopdarInvestarianMami #InvestarianSMG1. Ada 3 pemenang live tweet juga lho, kemarin yang dapet itu, Mbak Archa, Suami Kak Noorma yang saya biasanya manggil Abi dan Bu Gurcil Kak Cheila. Selamat ya, kalian keren. Kopdar Investarian tidak akan berhenti sampai di sini teman, masih ada kelanjutannya tungguin ya postingan saya di part 2. Salam!

Medsos Manulife

Facebook : @reksa.dana.manulife
Instagram : @reksa.dana.manulife
Twitter : @ManulifeRD

10 comments:

  1. Aku ikutan reksadana yang syariah nyii. Yah dikit2 nabung buat dana pensiun ����

    ReplyDelete
  2. Hmm, iya ya dipikir2 kemana aja uangku selain dibelanjakan nggak investasi? 😐 Seru banget acaranya ya. Nambah ilmu gitu...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya ilmu banget mba Lulu, aku jadi lumayan belajar nih tentang invest

      Delete
  3. Replies
    1. Alhamdulillah iya banget mba Far, aku nunggu sesi lanjutan biar makin paham hehehe

      Delete
  4. Jadi melek soal investasi nih. Pengen banget... Tapi saat ini masih tahap survive dulu. Moga selanjutnya bisa invest beneran ��

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aaamiin ya Allah mba Arina, aku juga lagi belajar ini biar semakin ngerti dan mantep inves

      Delete
  5. Haduuh ini mah aku banget mbak. Uang gajian cuman numpang lewat doang, ups! Kudu mulai mikir buat invest...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mba Nunik masih bisa gajian wkwkwk, kalo aku udahh freelance ini gajian nunggu dari job transferan wkwkkw

      Delete

Terima kasih sudah mampir ke blog sederhana saya, salam hangat