Tuesday, 24 July 2018

Pentingnya Membersihkan Kuku bagi Wanita



Pentingnya Membersihkan Kuku bagi Wanita - Siapa yang masih malas merawat kuku? Bahkan untuk memotong juga ogah-ogahan, padahal merawat kuku untuk wanita ini sama pentingnya dengan merawat anggota tubuh yang lain lho. Membayangkan kuku yang panjang nggak terawat aja udah geli, apalagi kuku yang panjang dipenuhi dengan kotoran. Risih banget kan? Ternyata dalam hadist pun disebutkan, pentingnya membersihkan kuku.

"Perkara fitrah ada lima, --yang diantaranya-- memotong kuku." (HR. Bukhari dan Muslim).



Dalam hadist di atas sudah jelas bukan, jika memotong kuku merupakan hal yang dianjrkan. Ketika dalam keadaan haid pun dibolehkan. Awalnya dulu saya kalau inget potong kuku ngepasin waktu haid, katanya nggak boleh eh ... ternyata nggak masalah.

Bagi wanita bersuami boleh menggunakan inai (pacar)

Dikisahkan dalam sebuah hadist, Aisyah ra menceritakan, ada seorang wanita yang mengulurkan tangan kepada Rasullullah Saw, dari balik kain ketika memegang buku. Rosullullah pun menahan diri, dan bertanya, "Aku tidak tahu apakah ini tangan laki-laki atau perempuan?" pemilik tangan itu lantas menjawab, "Bahkan ini adalah tangan perempuan." Rosullullah kembali berucap, "Jika seorang perempuan niscaya akan mengubah kuku tangan." Yang dimaksudkan adalah inai atau pacar. (HR. Abu Dawud dan Nasa'i). Dimana menjadi pembeda antara tangan pria dan wanita, inai bisa menjadi penanda bahwa itu tangan dari seorang wanita tanpa perlu untuk bertanya.

Untuk muslimah yang telah bersuami, seperti saya ini diperbolehkan banget untuk menghiasi kukunya dengan inai. Sementara untuk menggunakan kutek atau cat kuku tidak diperbolehkan. Yang mana ketika kita wudhu, setiap anggota badan harus terkena air tanpa penghalang. Inai (pacar) memiliki bahan yang aman, air pun bisa menembus kulit. Kalau cat kuku ada zat kimiawi, yang bisa menghalangi masuknya air untuk mengenai kuku.

Jujur dahulu aku juga suka menggunakan cat kuku, karena warna-warni dan nyenengin gitu. Jaman muda dulu hahaha ... tapi saat tau buat wudhu bahwa cat kuku nggak bisa masuk, jadi memakainya ketika datang bulan. Tapi setelah dewasa dan menikah saya tidak pernah memakainya lagi. Justru ibu yang demen makai inai, “Suka warnanya”, ucap ibuk yang sering memakai ketika warna inainya pudar. Dari segi kesehatan pun sudah sering diingatkan untuk pentingnya menjaga kebersihan kuku dan tangan, jangan sampai diabaikan karena kebanyakan penyakit datangnya bisa dari kuku tangan yang kotor. Yuk mulai sadar diri, pentingnya membersihkan kuku jika terlihat sudah memanjang.

Semoga bermanfaat, salam.




0 comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah mampir ke blog sederhana saya, salam hangat