Saturday, 30 September 2017

Mau Berlibur ke Alor? Simak Dulu Tips Wisata Berikut Ini!


sumber:alor-diving-kepa.com
Mengingat keindahan alam Indonesia yang seakan tidak ada habisnya. Ya, sangat rugi jika kalian mengaku cinta negara ini tapi tidak melihat langsung keindahan daerah-daerah di Indonesia, seperti ke daerah di Nusa Tenggara Timur ini, yakni Pulau Alor. Akan menjadi menyenangkan saat berlibur ke tempat-tempat yang jauh dari kota asal, kalau dari Batang ke Alor, seberapa jauh ya?
Eits, tapi jangan terburu-buru dahulu, karena Pulau Alor lokasinya cukup jauh, tidak ada ruginya jika kalian mempersiapkan segalanya dengan rinci, seperti waktu, alat transportasi, dan budget. Ingin tahu tips-tips berkunjung ke Pulau Alor? Tenang! Beberapa tips sudah kami siapkan khusus untuk kalian. Apa saja itu? Yuk langsung saja diintip.
Datang di Saat Yang Tepat
Yup, meskipun untuk berlibur bisa kapan saja dan ke mana saja, tapi gak ada ruginya loh kalian cari informasi terlebih dahulu tentang kondisi cuaca di tempat yang kalian akan tuju nantinya. Tidak terkecuali wisara ke Pulau Alor. Akan sangat disayangkan jika kalian jauh-jauh ke Pulau Alor tapi tidak bisa menikmati semua keindahan alamnya karena cuaca yang ridak mendukung.
alor javabackpacker.blogspotcom.jpeg
sumber:javabackpacker.blogspot.com
Dan waktu yang tepat bagi kalian untuk berkunjung ke Pulau Alor adalah pada bulan Maret hingga November. Pasalnya, kondisi perairan di Pulau Alor sangat pas diselami saat bulan-bulan tersebut. Berbeda jauh saat bulan Oktober hingga februari, jangankan kalian, ikan yang biasa berenang di laut aja banyak yang “mabuk” saat bulan tersebut.
Transportasi
Salah satu hal yang wajib dipikirkan dengan baik sebelum melakukan perjalanan yakni transportasi. Untuk menuju ke Pulau Alor sendiri, sudah banyak moda transportasi yang bisa kalian pilih, salah satunya adalah pesawat terbang. Maskapai penerbangan seperti Nam Air sudah membuka rute menuju ke Pulau Alor.
Pertama-tama, kalian akan diantar oleh Nam Air dari Bandar Udara Soekarno Hatta menuju ke Bandar Udara El Tari di Kota Kupang. Masih dengan Nam Air, dari Kota Kupang kalian akan langsung diterbangkan menuju ke Bandar Udara Mali di Alor.
Atau kalian bisa menggunakan kapal sebagai alternative transportasi dari Kupang menuju Alor.
Destinasi Wisata
thebridedeptcom alor.jpg
sumber:thebridedept.com
Untuk yang satu ini pasti kalian sudah menyiapkan keinginan jauh-jauh hari. Terdapat 42 spot utuk menyelam di Pulau Alor. Tidak hanya keindahan bawah lautnya saja yang menakjubkan, destinasi wisata lain juga tidak kalah menariknya loh. Kalian bisa mengunjungi desa adat Takpala untuk melihat pertunjukan tari Lego-lego, atau menuju ke museum 1000 Moko yang menyimpan banyak benda bersejarah dari Pulau Alor.
Tempat Menginap
Ada beberapa penginapan yang bisa kalian pilih saat mengunjungi Pulau Alor, seperti hotel bintang tiga, homestay, atau dive resort. Tapi untuk kalian yang ingin mendapatkan pengalaman seru, cobalah untuk menginap di rumah desa adat, selain harganya yang terjangkau, kalian bisa mendapati diri kalian berbaur bersama masyarakat adat setempat. Kalian bisa memasak di dapur warga, makan kuliner warga lokal, dan juga membuat aneka kerajinan tangan.
Kuliner
kuliner-kue-rambut wisata.nttprov.go.id.jpg
sumber:wisata.nttprov.go.id
Dikarenakan lokasinya yang dikelilingi pantai, Alor menjadi surga bagi kalian yang gemar makan seafood. Kalian bisa menikmati aneka sajian seafood di banyak resort yang ada di Pulau Alor. Namun untuk kalian yang ingin merasakan cita rasa lokal, cobalah untuk menikmati kuliner khas Alor seperti jagung titi, ikan kuah asam, sayur bunga pepaya, kue rambut, jagung bose, dan ubi jantung pisang. Percaya deh, lidah dan perut kalian akan dimanjahkan kelezatan kulinernya,

Itulah beberapa tips yang bisa kalian siapkan sebelum melakukan perjalanan ke Pulau Alor bersama Nam Air. Selamat berlibur!

Saturday, 23 September 2017

Menantu Sahabat Mertua

Menantu Sahabat Mertua


Nyipenengah.com - Mertua, ialah ibu dari suami yang awalnya saya takuti sosoknya. Pada jaman kami sudah resmi akan melangkah ke jenjang yang lebih serius, ialah pernikahan saya diperkenalkan kepada sosok ibundanya. Ternyata ibunya sudah sepuh, hampir mirip dengan embah dari bapak untuk perawakannya.

"Ibuk itu nggak tegaan orangnya, gampang nangis," ucap calon suami kala itu. Saya hanya manggut-manggut dan benar saja ketika saya mau pulang ke Kendal, beliau agak berkaca-kaca matanya. Padahal kami baru saling mengenal, mungkin naluri alamiah seorang ibu.

Ibunya juga berpesan, jika saya mau menjadi istri dari anaknya saya harus ikut beliau di sini (Comal) karena suami anak terakhir. Kala itu saya nggak sampe kepikiran serius, tetapi sudah menjadi lumrahnya jika perempuan harus mengikuti suami sebagai imamnya. Dan sekarang saya merasakan betulan, berjauhan dengan ibu kandung sendiri. Memang dari segi jauh, iya jauh ... tapi dari segi jarak tempuh masih bisa dijangkau dalam 3 jaman kurang lebih untuk bisa berkumpul dengan keluarga.

Sosok mertua memang saya pikir menyeramkan, itu mungkin karena kita belum saling mengenal. Setelah akhirnya tinggal bersama dalam satu atap, beliau sosok yang menyenangkan, melindungi dan bijak sama halnya dengan ibu sendiri. Buat kamu yang masih merasa takut untuk tinggal dengan mertua, pikirkan hal yang baik, berbaik sangkalah selalu karena tak kenal maka tak sayang.

Tidak hanya menyayangi orangtua, tetapi kita juga wajib menghormati dan berbakti kepada beliau, karena kadang kita lupa jauh lebih sering mengedepankan ego semata. Orangtua ialah orang yang paling berjasa merawat kita, apalagi seorang ibu telah mengandung dan melahirkan kita dengan taruhan nyawanya. Begitu juga dengan mertua kita, yang telah merawat suami sedari kecil hingga menjadi sukses dan bisa mandiri. Bismillah yuk, menjadi menantu sekaligus sahabat yang baik untuk mertua, bekal tersebut yang akan menjadikan kita bertambah yakin dan betah tinggal di rumah mertua, aamiin.

Sedikit tips dari saya yang baru menginjak 3 minggu kumpul bersama mertua, hehehe ...


Beradaptasi

Amati kebiasaan masing-masing setiap harinya, karena kita adalah pendatang baru maka sebaiknya langsung beradaptasi dan menyesuaikan diri dengan kebiasaan yang terjadi di rumah mertua. Contoh simpelnya kalau di rumah kita bisa bangun siang, eh di rumah mertua jangan sampai begitu. Terlebih untuk tipe mertua yang memiliki kebiasaan rajin bangun pagi.

Berkontribusi dengan keadaan rumah

            Hal ini dilakukan untuk menjaga keselarasan yang terjadi di dalam rumah, tidak hanya memberikan dukungan materi tetapi sebisa mungkin kita juga memberikan kontribusi fisik juga, seperti; membantu membersihkan keadaan rumah dan lain-lain.

Duduk berdua bercanda

            Bukan hanya dengan suami saja kita bercengkrama berbagi bahagia, sesekali bersualah dengan mertua. Kalau saya biasanya ikut nimbrung, ketika mertua duduk di depan rumah sembari menunggu pelanggan yang datang. Karena mertua saya berjualan di rumah, hmm ... apalagi ya? Segini aja dulu deh, hehehe ini simple banget untuk dipraktikan kok, soalnya aku sendiri juga udah coba. Good luck!

Salam




Wednesday, 20 September 2017

MPR RI Sosialisasikan 4 Pilar Bangsa kepada Netizen Semarang





Nyipenengah.com - Netizen Semarang Ngobrol Bareng MPR RI, Sabtu 16 September 2017 di Hotel Grandhika Semarang. Undangan yang hadir kebanyakan dari Blogger ini, sangat cocok dengan tema yang diusung ialah Mengaktualisasi nilai-nilai pilar MPR RI di era teknologi yang semakin berkembang dengan pesatnya.

4 Pilar Bangsa dan Negara Indonesia ini disampaikan oleh tiga nara sumber yang sudah mumpuni sekali, pembicara tersebut ialah :

·       Ibu Siti Fauziyah SE, MM dimana beliau menjabat sebagai Kepala Biro Humas Sekertariat MPR RI
·       Bapak Ma'ruf Cahyono SH, MH sebagai Sekertaris Jenderal MPR RI
·       Bapak Bambang Sadono SH, MH sebgai Ketua Badan Pengkajian MPR RI

Mengapa warga digital atau netizen yang menjadi undangan? Ini dikarenakan mereka lebih banyak berkecimpung dengan internet melalui kata-kata. Dan MPR RI ingin Blogger membagikan 4 Pilar Bangsa dan Bernegara yang sangat penting untuk ditanamkan dan diaktualisasikan secara terus-menerus.

Banyak sekali berita HOAX dan SARA yang cepat sekali menyebar dalam hitungan detik di internet yang bisa mengancam 4 pilar bangsa Indonesia yang harus dipertahankan ini. Apa saja 4 Pilar Bangsa Indonesia beserta  penjelasannya? Yuk saya jabarkan sedikit mengenai hal itu, yang disampaikan pula oleh beliau bertiga sebagai perwakilan dari MPR RI.

4 Pilar Bangsa Indonesia dalam Mewujudkan Persatuan dan Kesatuan itu ialah:

Pancasila

Sebagai dasar Negara Repubik Indnesia, Pancasila banyak memuat pedoman cara beretika dalam berkehidupan berbangsa dan bernegara untuk seluruh rakyat. Pancasila memiliki 5 sila yang wajib di tanamkan dalam hidup kita:

·       Sila Pertama ialah Ketuhanan Yang Maha Esa, dimana sila Ketuhanan ini lebih religius.
·       Sila Kedua ialah Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab, dimana sila ini lebih menekankan nilai baik sebagai bangsa yang humanis.
·       Sila Ketiga ialah Persatuan Indonesia. Bersatu sama rata dan sama rasa.
·       Sila Keempat ialah Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan / Perwakilan. Lebih menekankan kepada demokrasi, musyawarah untuk mencapai mufakat.
Sila Kelima ialah Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia. Penekanan sila ini ialah tentang keadilan yang merata dan tidak pilih kasih.

Coba ingat-ingat kapan terakhir kali ngapalin Pancasila dengan kelima silanya? Hehehe ... dari sejak di bangku sekolah bukan? Sudah ditanamkankah sampai umur kita yang semakin bertambah ini? Coba baca, ulangi dan serap kembali maknanya, ternyata ada banyak makna yang terkandung di dalamnya.

Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945

Sejak di sahkan dari tanggal 18 Agustus 1945  hingga tahun 2002 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia telah mengalami 4 kali amandeman, dimana ada yang berubah dalam susunan dan lembaga serta sistem ketatanegaraannya. Masih ingatkah dengan bunyi Undang-Undang Negara Republik Indonesia?

UNDANG-UNDANG DASAR NEGARA
REPUBLIK INDONESIA
TAHUN 1945

PEMBUKAAN

( P r e a m b u l e )

Bahwa sesungguhnya Kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu, maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan, karena tidak sesuai dengan peri-kemanusiaan dan peri-keadilan.
Dan perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia telah sampailah kepada saat yang berbahagia dengan selamat sentausa mengantarkan rakyat Indonesia kedepan pintu gerbang kemerdekaan Negara Indonesia, yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur.
Atas berkat rakhmat Allah Yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur, supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas, maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya.
Kemudian dari pada itu untuk membentuk suatu Pemerintah Negara Indonesia yang melindungi seganap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial, maka disusunlah Kemerdekaan Kebangsaan Indonesia itu dalam suatu Undang-Undang Dasar Negara Indonesia, yang terbentuk dalam suatu susunan Negara Republik Inodonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasar kepada Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang adil dan beradab, Persatuan Indonesia dan Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan, serta dengan mewujudkan suatu Keadilan sosila bagi seluruh rakyat Indonesia.

Gimana? Adem ya hehehe ... bukan hanya menjadi hukum dasar yang tertulis, semoga UUD 1945 ini juga menjadikan pandangan hidup, dita-cita dan nilai luhur Bangsa Indonesia yang harus terus dijaga dalam bernegara sebgai konstitusi Negara.

MPR RI Sosialisasikan 4 Pilar Bangsa kepada Netizen Semarang

 NKRI ( Negara Kesatuan Republik Indonesia)

NKRI ( Negara Kesatuan Republik Indonesia) dimana visi dan misinya menyatukan seluruh Bangsa Indonesia, cara termudahnya ialah dengan menggunakan Bahasa Indonesia sebagai bahasa utama dalam berkomunikasi dalam wilayah NKRI ini. Faktanya Indonesia memiliki 17.504 kepulauan, bukan hal yang mudah bukan? Apalagi masing-masing pulau memiliki keanekaragaman budaya dan pandangan hidup yang berbeda. Akan banyak timbul permasalahan yang bisa menganggu stabilitas NKRI, salah satu upayanya ialah cegah mulai sekarang dan kembalikan pada pandangan hidup yang sama adalah mewujudkan persatuan dan kesatuan.

Bhinneka Tunggal Ika

Bhineka Tunggal Ika ialah semboyan Bangsa Indnesia, "Berbeda-beda tetapi tetap satu jua", penggambaran yang tepat ini mengacu pada keadaan Indonesia, meski memiliki suku bangsa, ras, agama, bahasa, budaya dan kepercayaan berbeda tetapi tetap satu selamanya.

Jadikan 4 Pilar Banga Indonesia menjadi fundamental yang seutuhnya dalam bernegara Indonesia. Kalau bukan kita yang peduli lalu siapa lagi? Kalau bukan kita yang membersamai, siapa lagi yang akan meneruskan perjuangan kepada anak cucu kita? Bukankah lagu kita masih sama? Ialah Indonesia Raya. Mari bergerak, mari wujudkan Indonesia yang sebenarnya.

Salam








Sunday, 10 September 2017

Film Favorit Yang Masih Melekat dalam Ingatan



Film Favorit Yang Masih Melekat dalam Ingatan



Nyipenengah.com - Ada-apa dengan cinta, film ini benar-benar menyihir waktu jaman sekolah. Nggak tahu kenapa suka banget dengan film yang dibintangi oleh Dian Sastrowardoyo ini, selain dia cantik aktingnya itu keren sampai sekarang dia masih menjadi idola saya.

Saya itu nggak pernah sama sekali nonton di bioskop, percaya nggak percaya waktu jaman sekolah. Selain jauh dari Semarang, keadaan keuangan keluarga juga tidak memungkinkan untuk bersenang-senang. Alhamdulillah, punya sahabat yang baik hati bernama Ajeng. Jadi kami segeng waktu sekolah, kami berlima dan kebetulan ada tema film yang serupa, antusiaslah kami.

Dari kami berenam, Ajenglah yang paling sehat perekonomian keluarganya. Kedua orangtuanya PNS dan punya usaha, rumahnya sering kami jadikan bascamp karena luas dan bertingkat dua. Karena Ajeng inilah kami berlima, merasakan bagaimana serunya menonton film di bioskop, norak banget kan? Hehehe ... tapi saya bersyukur dan bahagia.

Film Ada Apa Dengan Cinta ini fenomenal banget, dan di tahun 2016 sempat booming lagi karena ada sekuelnya. Cinta-cintaan ala remaja yang sok-sokan egois nggak suka padahal cinta. Menaruh harapan besar kemudian dihempaskan, well ... yang pada akhirnya cinta jugalah yang akan menyatukan dua insan yang saling memiliki keterikatan hati.

Sempat juga si Cinta yang diperankan Dian Sastrowardoyo menjadi  jodoh orang lain, tetapi Tuhan mengambil alih kuasanya lagi dan ternyata orang yang tepat untuk Cinta ya Rangga, cowok yang cool abis. Nah sudah siapkah dititipi jodoh oleh Allah Sang Maha Pemberi Jodoh Terbaik?  mBila tiba waktunya nanti, siapkahkah mengabdi padana kelak? Ea ... jangan baper yang single hehheeh ...

Thanks to Ira Sulistiana dan mbak Sri Untari untuk lemparan tema, Film Favorit Sepangjang Waktu pada #ArisanGandjelrel periode ke 8. Tetaplah menjadi sahabat sepanjang masa, tetaplah menjadi saudara yang bawel ya Isul. Tetaplah menjadi ibu yang bijak dan sayang sama dek Aristo, love ya!


Salam

Kehidupan Setelah Menikah


Kehidupan Setelah Menikah


Nyipenengah.com - Banyak sekali yang berubah dalam kehidupan setelah menikah, tetapi hal yang paling kentara ialah keluarga saya jadi bertambah banyak. Awalnya memang terlihat seperti sebuah beban, meninggalkan orangtua untuk ikut hidup bersama suami. Namun hidup akan terus berlangsung seperti ini sejak kita lahir dan dibesarkan, beregenerasi terus menerus.

Banyak sekali ketakutan-ketakutan yang bersemayam, tetapi semua kukembalikan kepada Sang Maha Pemberi Hidup, saya harus percaya hal-hal baik yang sudah kita niatkan dengan baik pasti akan diridoi oleh-Nya. Betapa banyaknya kebaikan-kebaikan menjadi seorang istri, insyaAllah kebahagiaan akan mudah kita raih. Memang sumber rasa bahagia tiap orang, berbeda-beda tetapi jika kita hidup bersama dengan orang yang kita cinta, apalagi mencintai karena-Nya apa yang perlu ditakutkan?

Alhamdulillah 2 minggu sudah saya menjalani kehidupan menjadi seorang istri, biasanya yang kalau ke mana-mana seenak udel sekarang harus pakai izin suami. Biasanya belanja sampai uang didompet sama sering gesek ATM, jadi berkurang direm sama suami. Memang sih sama suami masih LDM-an karena masih banyak yang harus diurus, ibu juga sendirian karena dua saudara kandung saya semuanya merantau. Alhamdulillahnya suami dan keluarga mertua termasuk orang yang pengertian dengan kondisi saat ini, jadi harus pintar-pintar membagi waktu terlebih kami yang beda kota tinggal.

Susah senang harus dijalani bersama, senangnya itu ketika nulis botol minuman abis suami yang udah tidur pules bangun ngisiin mineral yang udah tinggal sisa tetes-tetes. Saat badan capek, dia siap buat mijitin padahal lebih lelahan dia ketimbang sayanya. Biasanya sholat yang suka molor-molor waktu jadi diingetin, bahkan jadi bisa jamaah. Mau kemana-mana udah ada yang siap anterin, dan Alhamdulillah ilmu agama suami lebih kece dibandingkan saya hehehe ...

Soal beda pendapat seringkali terjadi, tapi sudah menjadi hal yang biasa karena saya maupun suami tidak pernah yang bertengkar hebat atau diem-dieman lama. Menikah memang membuat kita kehilangan banyak hal di satu sisi, tetapi ada hal-hal baru yang datang dan menjadikan kita lebih dewasa karena belajar mengesampingkan ego sendiri.

Pernikahan bukanlah perjanjian yang main-main, tetapi perjanjian kita kepada Allah, untuk saling menerima, membahagiakan dan bertumbuh bersama. Bersiap-siaplah menerima perbedaan setiap harinya, bersedialah saling menguatkan ketika kalian berdua sudah sama-sama lelah, bersedialah belajar saling mendengarkan sekalipun berbeda pandangan.  Karena menikah itu membutuhkan kesiapan dan persiapan. Sudah mempersiapkan kesiapan untuk menikah? Semoga Allah senantiasa mencukupkan, apa saja yang sedang kamu persiapkan untuk menikah.

Salam


Saturday, 9 September 2017

Penulis Favorit Saya yang Menginspirasi Menerbitkan Karya


penulis favorit Indonesia


Nyipenengah.com - Saya jarang membeli buku, biasanya pinjam punya teman. Pertama kali menyukai dunia membaca, waktu jadi tenaga kerja di luar negeri. Namanya Heri, sahabat saya yang seringkali membeli buku karena dia bebas keluar rumah sementara saya jarang bisa keluar rumah. Dari dia saya keranjingan membaca buku dan karya Esti Kinasih yang membuat saya ingin laiknya dia, membagikan cerita biar bisa dibaca oleh banyak orang.

Karya mbak Esti Kinasih yang saya baca pertama adalah CEWEK!!! (2005) buku itu sudah terbit lama, tetapi saya baru membacanya tahun 2011 kalau nggak salah. Kemudian karya Tere Liye, dengan judul Delisa. Untuk mendapatkan buku bacaan, saya harus menempuh waktu  kurang lebih 2 jam ke kota Causewabay. Harga yang dibandrol pun cukup tinggi, alhasil saya seringnya meminjam teman. Tetapi lama kelamaan pinjam terus ngerasa nggak enak, akhirnya beli dan beli sendiri.

Alur cerita yang dibawakan mba Esti Kinasih itu remaja banget, sesuai dengan usia saya waktu itu yang baru saja lulus sekolah. Masa sekolah kan memorable banget tuh, dan mbak Esti meramu apik tulisannya. Saya kepengen bisa kayak dia, Alhamdulillah dengan belajar otodidak menulis impian menjadi seperti seorang Esti Kinasih berhasil. Tetapi saya belum bisa setenar beliau, mudah-mudahan juga bisa berkarya seperti beliau yang terus mengeluarkan karya dan menginspirasi banyak pihak.

Penulis favorit adalah tema yang dilempar oleh mbak Irfa Hudaya Ekawati dan mbak Dani Ristyawati ini hasil kocokan #ArisanBloggandjelrel periode ke-10. Setoran saya emang agak molor, hehehe terkait kemarin-kemarin ini mempersiapkan perhelatan akbar ceileh ...

Mbak Irfa ini seorang blogger dan penulis buku, coba aja searching nama beliau di internet, pasti akan muncul buku-buku yang telah ditulisnya. Sementara mbak Dani ini seorang blogger, dreamer, reader dan traveler lover. Karena siapapun berhak memiliki banyak impian dan mewujudkannya menjadi kenyataan. Nah, siapakah penulis favorit Indonesiamu? Mengapa ia layak menjadi penulis favorit anda? Share yuk!



Salam


Wednesday, 6 September 2017

Alhamdulillah Sah

Alhamdulillah Sah
27082017

 
Nyipenengah.com - Melepas lajang, butuh niat dan keberanian kuat untuk melakukannya buat saya. Karena baground keluarga saya, terutama kisah cinta ibu kepada ayah begitu ruwet ujiannya. Maka saya tidak ingin jika pernikahan hanya dianggap permainan, karena banyak sekali yang dengan begitu gampangnya memutuskan tali ikatan pernikahan.

Dulu saya memang sering melama-lamakan fase untuk memiliki hubungan yang lebih serius, tetapi makin ke sini umur saya semakin bertambah tua di mana rahim seorang wanita memiliki tahun kadaluarsa. Tidak ada lagi kamus pacaran dalam hidup saya, saya ingin menikah setiap kali ada lelaki yang mendekati saya untuk mengajak menjalin hubungan. Kemudian saya menemukan dia, mantan kekasih yang kini telah menjadi suami tanpa perlu mencarinya. Karena saya percaya, dua orang yang telah dijodohkan oleh Tuhan, akan saling dipertemukan di waktu yang tepat.

Sempat pilah-pilih, pengen yang begini dan ingin yang begitu tetapi nggak ada manusia yang seratus persen cocok, jika dirasa mendekati seratus persen, katakanlah 85% saatnya kita bersyukur karena mendekati kecocokan. Dibutuhkan pemakluman dan penerimaan akan kekurangan pasangan, selagi tidak melewati batas prinsip hidup yang kita bangun saatnya hubungan dibawa ke ranah kehidupan sesungguhnya.

Milikilah sebanyak mungkin alasan mengapa kamu memutuskan untuk menikah dengan dia. Saat satu alasan melemahkan kita, maka masih ada seribu alasan lain yang akan menguatkan untuk meraih tujuan bersama. Apakah alasanmu menikah dengannya karena agama? atau karena ingin memiliki banyak keturunan? atau karena apa? Jika karena ingin memiliki banyak keturunan, namun Tuhan tidak mentakdirkan kalian memiliki keturunan, apakah kalian akan saling meninggalkan? Carilah sebanyak mungkin alasan mengapa ingin menikah dengannya.

Jodoh itu bukan memilih yang terbaik, atau paling baik dalam segala hal. Karena beberapa hal sebaiknya dijalani bersama, berproses memperbaiki diri dan pada akhirnya berhasil bersama - sama.
Dia yang sempurna dalam segala hal, dia yang bisa mengabulkan segala keinginan akan sulit kita temukan.

Pilihlah dia yang minimal prinsip hidupnya kurang lebih sama dengan kita, agar kelak hal-hal lain bisa dijalani berama. jika semua orang cari yang sempurna akan ada berapa banyak orang yang melajang seumur hidup? Jika semua orang cari yang mapan dulu baru menikah, saat kematian lebih dulu menyapa dari kemapanan bagaimana? Namun semua kembali kepada pilihannya sendiri. Ada yang memang mencari serba sempurna hingga terlupa, hidupnya di dunia pun tak selamanya.

Jangan pernah lupa, kalau Tuhan seringkali menjodohkan kita dengan seseorang yang memang kita butuh, bukan yang kita ingin tetapi jika kita mendapati keduanya bukankah itu bonus yang luar biasa Tuhan anugerahkan? Semoga lekas menemukan jodoh ya teman - temanku yang masih single, selamat menunggu THR (Teman Hidup Resmi) hehehe ....

Salam