Tuesday, 14 June 2016

Kepada Lelaki yang Baru kukenal Seminggu Lalu


Nyipenengah.com - Kepada lelaki yang baru kukenal seminggu lalu. Kamu tau dan aku juga tahu, kita pernah merancang sebuah rencana, menjadikan kepala kita penuh dengan cita-cita. Mengisi dada kita dengan segenap doa-doa bahagia. Ketika itu aku dan kamu belum saling mengenal, kita saling memperjuangkan dengan apa yang disebut oleh'cinta'. Aku dan kamu pun percaya jika sebuah rindu adalah hadiah terindah. 

Apa saja kita sanggupi, kita pun meyakini teramat jika kita bisa sampai dengan selamat dengan hal-hal yang telah kita ikat. Kau dan aku pun percaya bisa saling bahagia dengan pasangan kita masing-masing, menuju ujung yang disebut 'masa depan'. Kita bersemangat, tanpa pernah ingin kembali ke belakang saat mengalami hal-hal kelam. 

Tetapi sesuatu terjadi, hal yang paling tidak kita ingini. Hal terbesar telah kita lupakan selama ini, karena kita yang terlalu berambisi. Kau dan aku lupa bahwa untuk mencapai semua tujuan, kita tidak bisa hanya berdua saja. Ada yang Mahakuasa, yang memiliki kekuatan luarbiasa. Ada yang Mahakuat yang paling berhak menentukan sebuah cerita, berending menyedihkan atau bahagia. Dan barangkali kisah aku dan kisah kamu hanya sampai di situ ketika itu. Kita kembali pulang, memulai hari dan menentukan pilihan lagi. Aku dan kamu tidak lagi berdua, aku dan kamu membangun semuanya semula, bangkit dan mulai berjalan sendiri-sendiri. Lewat tangan-tangan yang dikirimkan Tuhan, terjadilah pertemuan. Aku dan kamu lantas saling mengenal. Tepat sepekan hari ini. 

Kamu begitu yakin, sementara aku menyadari Tuhan pasti punya sebuah alasan menyangkut perihal pertemuan. Kita mulai bangkit lagi, berjalan kembali, membangun tujuan lagi, namun kali ini dengan orang yang berbeda. Kali ini tokohnya bukan lagi kamu dan dia atau aku dan dirinya, tetapi; kita. Walau demikian aku tak lantas langsung percaya, aku tidak mau apa yang kamu yakini dan aku aamiini menjadi sia-sia. Aku ingin kita menjadi selamanya, bukan kesementaraan belaka.

Kau tau kenapa Tuhan menciptakan jarak? Karena sebuah doa yang akan saling mendekatkan. Karena rindu dalam takwa itu menenangkan, sebab tetesan air mata di kala malam itu memberikan keyakinan. Itulah sebab aku memintamu, untuk meminta izin padaNya dalam doa-doa yang kau pinta.

Kepada Lelaki yang Baru kukenal Seminggu Lalu, terima kasih telah begitu baik kepadaku. 
Semoga segala apa yang kau doakan dan aku aamiinkan, begitupun sebaliknya membawa kita berdua kepada kebaikan.



2 comments:

  1. Andai dia membaca tulisan ini, tentu sangat tersentuh hatinya
    ... atau ... sudahkah ia membacanya ... :)

    ReplyDelete

Terima kasih sudah mampir ke blog sederhana saya, salam hangat