Tuesday, 23 December 2014

[Resensi] di muat Harian Umum Singgalang

Edisi Minggu, 14 Desember 2014



Judul                           : Honesty
Penulis                         : Mitha Juniar&Ari Keling
Penerbit                       : Grasindo
ISBN                           : 9786022516187
Tgl Penerbitan             : Juli 2014
Jumlah Halaman          : 181 hal
Review                        :

Cinta Membutuhkan Kejujuran

            Honesty, mengisahkan dua anak manusia yang telah dijodohkan jauh sebelum mereka lahir. Mikha dan Azriel. Mikha yang awalnya uring-uringan tidak mau dijodohkan setengah hidup menolak berubah total setelah melihat calonnya; Azriel. Mikha yang tidak menyukai tipe perokok membuat pengecualian untuk Azriel.
            Berbeda dengan Mikha yang langsung setuju ketika melihat Azriel. Ziel; sapaan Azriel. Ia bersandiwara untuk membuat keluarganya senang, karena sebenarnya Ziel telah memiliki kekasih; Tasya. Gadis yang menyukai baca sama seperti dirinya. Tasya tidak tahu menahu soal perjodohan tersebut, Ziel terus saja berupaya menyembunyikan soal tersebut agar Tasya tidak mencemburuinya.
“Aku juga belum pernah tuh. Lagi pula kalau sampai Ayah dan Ibuku tiba-tiba menjodohkan aku dengan seorang lelaki, tentu aku pasti menolaknya karena aku sudah punya kekasih,” terang Tasya sambil mencubit gemas pipiku. (halaman 14)

           
Bangkai yang disimpan akhirnya tercium juga. Mikha tidak marah perihal Azriel sebenarnya sudah memiliki kekasih  karena Mikha sudah terlanjur cinta. Tetapi buat Ziel putus dengan Tasya tidak menimbulkan kecewa atau patah hati dia bahkan tidak merasa kehilangan. Ziel merasa ada keanehan dalam dirinya, Ziel serta mesta mengingat saat ia mencium pipi Mikha dan Tasya kenapa tidak ada sesuatu yang bisa menggetarkan hatinya.
“Aku kecewa padamu kenapa tidak memberitahuku jika kamu sudah memiliki kekasih?” (halaman 37)

Friday, 31 October 2014

[PUISI] di muat Koran Madura

[PUISI] di muat Koran Madura
Edisi Jumat, 31 Oktober 2014
No: 0475| Tahun III

E-paper Puisiku di Koran Madura


Seneng banget ketika buka email nemu inbox dari Koran Madura, mengabarkan bahwa puisi saya dimuat hari ini juga. Nggak nyangka aja cepet banget, padahal kirim tanggal 26 Oktober 2014 dan dimuat 31 Oktober 2014. Udah ngelobi beberapa temen untuk dapetin koran cetaknya, namun sayangnya nggak pada langganganan, yaudah buka websitenya aja. Eeehh ... ada Epapernya :-D hilanglah sudah rasa penasarannya hihihi ... akhirnya aku printin deh, buat dokumentasi disimpen. Siapa tahu bisa ditunjukin buat anak-anak kelak kalau emaknya pernah nulis di media Madura. 

Puisi Sederhana sih :">



Bila Kelak Nanti

Bila kelak nanti

Aku bisa melihat lagi

Kan kutatap indahnya pelangi

Takkan kubiarkan gelap menjamahku lagi



Bila kelak nanti

Napasku terhenti

Tapi aku belum bisa melihat indah dunia ini

Kuyakin Dia akan tetap mengajakku menapaki



Bila kelak nanti

Impian tak akan jadi nyata lagi

Izinkan aku memiliki

Estafet mimpi dalam taman surgawi


Wednesday, 22 October 2014

October Giveaway: A Late Halloween Read

Dalam rangka memperingati bulan Haloween, sahabat blog saya Mas Biondy Alfian mengadakan Giveaway di blognya October Giveaway: A Late Halloween Read

Ada 4 novel seri takut terbitan bukune dibagikan.

  1. Bisikan Kotak Musik - A.H. Igama
  2. Kamera Pengisap Jiwa - Ruwi Meita
  3. Tujuh Hari di Vila Mencekam - Cerberus Plouton (aka Yoana Dianika)
  4. Apartemen Berhantu - Rettania
penampakan keempat bukunya ini dia :D dan kita cuma disuruh isi rafflecopter saja.
cuzzz langsung ke blognya kak Bion ya :

Link : http://kireinasekai.blogspot.com/2014/10/october-giveaway-late-halloween-read.html




Friday, 26 September 2014

[QUIS BOOK: INGIN BERCINTA] Syukuran Novel Kelima

[QUIS BOOK: INGIN BERCINTA] Syukuran Novel Kelima

Judul : Ingin Bercinta





Alhamdulillah, kebahagiaan yang terlimpah selalu Engkau tumpah ruahkan kepada hamba-hambamu ya Rabb. Terima kasih untuk bakat yang terpendam ini ya Rabb sehingga mampu menuntun hamba bersyukur lebih banyak.

            Guys, novelku terbit lagi, yihaaaa …. Dan postingan ini aku tulis sebagai istilahnya “bancaan” atau syukuran atas terbitnya, biar perjalanan menulisku semakin mumpuni, ceile … hihihi :D

            Yang mau ikutan cussss yuk, boleh pake banget. Cukup LIKE&KOMENTAR sebagai keikutsertaan kamu ke sini, postingannya publik kok, tenang aja :

         

Tuesday, 16 September 2014

[Book Review] Cinta Tak Kenal Logika









Judul               : Cinta Tak Kenal Logika
Penulis             : Kamal Agusta
Penerbit           : Rumah Oranye
ISBN               : 9786021588826
Review            :

Hal Sederhana yang Menggila
Saat kumemandangmu, kutahu ada satu aura ganjil yang menyelimutimu, membuat dadaku sesak. Aura ganjil itu bernama kesepian. (halaman 9)


Cinta Tak Kenal Logika, menceritakan persahabatan putih abu-abu antara Seisa dan Yuri, juga kisah cinta mereka yang anak muda banget. Bab pertama diawali dengan serunya pertandingan futsal yang digawangi oleh kelas X9 dan X1. salah satu pemain futsal tersebut ada yang ditaksir Yuri, yaitu Prema. Di bab kedua, Prema bertemu dengan Seisa saat hujan dipulang sekolah. Dari situ Prema dekat dengan Seisa.

Lelaki kesepian bernomor punggung 7 yang diceritakan bab awal adalah Rafky. Lelaki gunung es, Seisa menyebutnya karena kecuekan lelaki itu yang super duper. Rafky tinggal bersama neneknya yang ternyata adalah tetangga baru Seisa, tak pelak betapa dongkolnya Seisa jika setiap hari harus berpapasan dengan Rafky.

Tuesday, 9 September 2014

[Book Review] MarshMeLove


Judul                           : MarshMeLove
Penulis                        : Mita Miranti
Penerbit                      : Grasindo
Tanggal terbit             : Mei 2014
ISBN                           : 9786022514954
Jumlah Halaman        : 280 halaman
Review                        :

Berdamai Dengan Masa Lalu&Masa Depan

            “Artinya kita jangan selalu melihat ke atas sebab seringkali hal-hal indah justru bisa ditemukan di sekitar kita.” (halaman 115)
            MarshMeLove, menceritakan kehidupan Zoya, betapa mencintainya gadis itu dengan marshmallow. Ketika kecil ia melakukan eksperimen memakan marshmallow bersama adiknya Zelva dengan membakarnya, namun naas. Zoya yang saat itu masih kecil tidak tahu menahu dan kejadian itu menyebabkan kemah yang ia bangun di taman rumah terbakar dan membuat adiknya tidak sadarkan diri. Ia diselamatkan anak lelaki yang sepantaran dengannya ketika itu, acara reuni orang tua yang sedang berlangsung malah membawa kecelakaan hebat. Dan di rumah sakit itu pula Mama Zoya mendapatkan serangan jantung, beliau tidak tertolong. Sejak saat itu Zoya menyalahkan dirinya atas kematian Mamanya.
            Zoya yang membuka toko marshmallow dengan nama MarshMeLove kini sedang mendapat masalah dengan perizinan dari pemerintah. Tokonya nyaris disegel jika tidak membayar dana perizinan yang melangit itu dan Zoya memilih memecahkan masalahnya sendiri daripada harus minta tolong papanya. Jurang pemisah antara Zoya dan papanya semakin lebar sejak kepergian mamanya.
           

Saturday, 6 September 2014

[Book Review] Prelude


  :
Judul                : Prelude (nada rahasia cinta)
Penulis             : Sam Umar
Penerbit           : teen@noura
ISBN               : 9786021306185
Tgl Penerbitan  : 00-05-2014

Review            :     

            Prelude, menceritakan seorang gadis yang dengan jeli telah menyusun rencana pendidikannya. Mewujudkannya dan dia mendapatkan keajaiban yang tak terduga setelahnya. Buah memang jatuh tak jauh dari pohonnya. Hendra sang ayah yang memasukkan Tina ke les musik klasik, awalnya Tina begitu cinta dengan piano, namun setelah mendengarkan satu karya Johann Sebastian Bach, komponis asal Jerman yang dimainkan pada cello, dia memantapkan diri untuk mendalami secara langsung di Leipzig.
          

Saturday, 23 August 2014

[Book Review] Aku Juliet










Judul              : Aku, Juliet
Penulis            : Leyla Hana
Penerbit          : Moka Media
Cetakan          : Pertama, Juni 2014
Tebal              : 180 halaman
ISBN               : 9789797958404
Review            :

Pengorbanan yang Menimbulkan Kesadaran


          “Abby, kamu lihat itu, By. Pengorbananmu tak sia-sia. Semoga dengan penyatuan sekolah itu, tak ada lagi tawuran antara SMA kita.” (halaman 80)

            SMA Eleazar dan Juventina adalah sekolah SMA yang bersaing dalam segi prestasi, juga terkenal akan tawurannya. Sekolah tersebut berdampingan dan memiliki batas wilayah sendiri-sendiri. Atas nama solidaritas tawuran itu dilakukan, bahkan ada satu hari di mana hari itu khusus untuk tawuran.
            Camar memiliki mimpi untuk masuk ke SMA Juventina setelah lulus SMP, begitu juga dengan Abby menginginkan hal yang sama bisa masuk ke SMA Eleazar. Keduanya dipertemukan di bawah deras hujan saat sedang berteduh. Camar yang tergesa karena hari itu hari pertama ia akan melaksanakan MOS, harus meredam ketakutannya tersebab hujan. Perkenalan pertama itu menanamkan benih harapan di hati Abby. Sementara Camar, menjatuhkan perasaannya dengan senior OSIS-nya; Bayu.
            Ternyata Camar harus memendam perasaannya karena Bayu lebih tertarik dengan Mentari. Sahabat Camar sebangku; Sasa berusaha membuat Camar melupakan Bayu dengan memperkenalkannya dengan Anto. Usaha Sasa tidak disambut baik oleh Camar, bagaimanapun juga Sasa dianggap lancang karena tidak memintapersetujuannya lebih dulu. Persahabatan mereka merenggang, Sasa juga berpindah bangku tempat duduk.
          

Monday, 18 August 2014

[Book Review] Antologi Cinta





Benang Merah di Setiap Cerita

Judul          : Antologi Cinta
Penulis      : Klub Buku Indonesia, Khrisna Pabichara, Sefryana Khairil, Adenita, Loryta Chai, dkk
Penerbit     : Bypass
Harga       : Rp 42.000
Tebal Halaman : 217 halaman
Tahun Terbit : Cetakan I, April 2013
ISBN : 978-602-18715-2-9
Review:

Antologi Cinta adalah  kumpulan cerpen yang memiliki benang merah yaitu cinta. Ada 14 kumpulan cerpen yang teramu apik dalam setiap kisahnya. Seleksi ketat dari ratusan naskah dipilih 30 terbaik, kemudian dikerucutkan jadi 10 cerpen dan 4 penulis tamu dari Klub Buku Indonesia.
·         Alya
Rizky mengisahkan dirinya bahwa ia anak tunggal dari, ayah seorang diplomat dan ibu aktivis perempuan. Semenjak SD hingga SMA kelas 2 dirinya satu sekolah dengan Alya. Kemudian ia pindah ke Kansas, lalu kuliah di Paris. Saat summer Holiday datang. Ibunya  menyuruh berlibur keliling Eropa atau ke Mexico. Namun pilihan Rizky jatuh untuk pulang ke Indonesia. Alya satu-satunya alasan untuk kembali ke tanah air.
“Alya, I’ve fallen in love with you since the first time met you.” (halaman 13)
Alya terdiam selama beberapa saat kemudian berkata, “Maaf …” (halaman 15)
Apakah cinta selamanya harus memiliki? Temukan jawbannya di cerpen ini
·         Cinta yang Tak Pernah Menua

[Book Review] IKUNENMO

Judul: Ikunenmo
Penulis: Vindy Putri
Penerbit: Gaca (Diva Press)
Harga: Rp 30.000
Tahun terbit: Cetakan I, Mei 2013
Tebal halaman: 172 halaman
ISBN: 9786027933095
Genre : Japanese Teenlit

Jadikan Kekurangan Sebagai Kelebihan

Keinginan setiap orang tua sudah barang tentu menyekolahkan anaknya ke sekolah terbaik. Heianjogakuin High School, di Kyoto termasuk salah satu senior high scholl yang bagus sebagai rekomendasi. Sementara Fujita Makoto (16 tahun) merasa sekolahan itu tidak pas buatnya. IQnya yang terlalu rendah membuat ia minder, ia tidak bisa mengikuti pelajaran dengan baik (halaman 16).
Ia bahkan ingin memutuskan untuk bunuh diri saja. Semenjak SMP ia tidak memiliki teman. Hanya teman sebangkunya dan Kaito Kousei yang mau menjadi temannya. Kaito Kousei bagi Fujita adalah pelindung, penyelamat, dan kebahagian buatnya. Kaito menjadi pelecut semangat Fujita untuk meraih nilai bagus. Yang tadinya dari C menjadi B, dan D menjadi C. Kaito berjanji pada Fujita, jika nilai Fujita lebih baik dari semester sebelumnya maka dia akan meminta Fujita menjadi pacarnya.

Tuesday, 12 August 2014

Tips Perjalanan Sendiri

Sebelumnya mau ngucapin selamat ulang tahun buat blognya NAE 
Happy Bday, tambah besar, tambah bermanfaat dan mencerahkan ya Nae :D

gambar alakadarnya Nae :D


Untuk mengikuti GIVEAWAY di blog Nae, aku memilih postingan Nae yang berjudul TIPS PERJALANAN SENDIRI 

PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI (Pelatihan Menjahit&Otomotif Sepeda Motor APBN Tahun 2014) Kabupaten Kendal

PROGRAM PENINGKATAN KOMPETNSI TENAGA KERJA DAN PRODUKTIVITAS -BLKI KABUPATEN KENDAL

Sebenarnya saya ingin menuliskan postingan ini lama, namun karena ke-soksibukan saya :D jadilah postingan ini meleset dari jam tayangnya :D
Waktu puasa kemarin saya mendaftarkan diri di BLK unit Kendal yang terletak di depan rumah makan Sarirasa, Jenar Sari Weleri. Bertemu dengan bapak Sinung selaku kepala BLK tersebut dan pak Saefudin saya diminta untuk mengisi formulir pendaftaran kemudian diminta untuk melengkapi syarat yang harus saya penuhi agar bisa mengikuti BLK. Ada beberapa BLK dengan penjurusan masing-masing, tetapi saya memilih Menjahit. Sayangnya BLK menjahit sudah penuh, baru tahun depan Februari dibuka kembali, sedikit kecewa memang namun saya terus optimis semoga ada kesempatan jika saya belum bekerja. Delalah namananya rejeki tidak kemana, saya di telepon pak Saefudin, saya hafal betul suara khas beliau. Dalam dialog di telepon tersebut beliau bertanya kesediaan saya mengikuti BLK menjahit apakah masih atau sudah luntur. Saya iyakan saja waktu itu dan untungnya BLK dilaksanakan setelah habis lebaran pun saya sepulang dari mudik melihat tanggal 4 Agustus 2014 harus berangkat. Tanggal 4 tersebut tidak lantas langsung dimulai BLK tersebut, tetapi kami diberi pengarahan dan dipilih dari peserta untuk mewakili upacara pembukaan untuk tanggal 7 Agustus 2014. Ini dia jepretan saya mengenai pembukaan yang dihadiri langsung oleh Ibu Dewi selaku ketua dari DISNAKERTRANS.


Bu Dewi, di sebelahnya itu bapak Sinung yang sabar dan lucu abies

Wednesday, 23 July 2014

[Book Review] Apple Wish



Judul                           :  Apple Wish
Penulis                         :  Alfian Daniear
Penerbit                       :  Ice Cube
Terbit                           :  April 2014
Tebal                            :  viii + 192 hlm.
ISBN                             :  978-979-91-0709-1
Review                          :
Bermimpi dan Cara Mewujudkannya

            Apple Wish, bercerita tentang masing-masing tokohnya saat mereka mengalami kegagalan mewujudkan mimpinya. Dimulai dari Nathan penulis amatiran yang ingin bisa menembus #1 New York Times best Seller lalu ditentang papanya karena menulis membuat nilainya jauh dari memuaskan. Yourissa bermimpi menjadi juara dunia bulu tangkis, namun dalam ajang Kejuaran Bulu Tangkis beregu SMA itu ia gagal. Dikarenakan ia patah hati.
            “Kekalahan bukanlah momen untuk ditangisi. Kekalahan adalah momen di mana kamu harus menyadari bahwa kamu harus berlatih lebih giat. Kekalahan adalah satu bekal untuk menjadi juara sejati di hari esok.” (halaman 164)

         

Monday, 21 July 2014

[Book Review] Little Edelweiss


Judul              : Little Edelweiss
Penulis            : Nita Trismaya
Penerbit          : Moka Media
Cetakan          : Pertama, Juni 2014
Jumlah hal     : vi + 162 halaman
ISBN               : 979-795-847-7
Review            :

Jangan Membohongi Diri Demi Gengsi

                Cinta adalah rahasia kekuatan alam bawah sadar, setebal dan setinggi apa pun dinding yang terbangun jika cinta sudah turun tangan dengan mudah ia akan menembusnya. Kika dan Dea adalah sama-sama orang yang berarti buat Arka. Dea masa lalu dan Kika sahabat sejati. Arka yang mencintai gunung selalu menceritakan keindahan alam yang terlukis oleh Tuhan kepada Kika, sehingga gadis itu tertarik untuk mengikuti jejak Arka; menjadi bagian dari Narapala. Eksul pencinta alam dari SMA Tirta Nusantara, SMA Arka dan Kika. Meskipun Mama, Papa dan juga Brian gebetannya melarang Kika keukuh mengikutinya.
Ia ingin menjadi gadis yang tangguh dan tidak manja. Pun ketika pelantikan anggota narapala diadakan di gunung Kencana, Kika tersesat. Patah semangat karena berkali-kali jatuh, tertempel pacet, sendirian tanpa perlengkapan pendakian dan nyaris terserang hiportemia Kika membuktikan dirinya mampu melewati semuanya. Tentu saja karena Arka yang menemukannya.
“Gue nggak akan pernah maafin diri gue sendiri kalo sampe ada apa-apa dengan Kika.” (halaman 43)
           

Thursday, 17 July 2014

[Book Review] Sebelum Aku Menjadi Istrimu






Judul              : Sebelum Aku Menjadi Istrimu
Penulis            : Deasylawati P
Penerbit          : Indiva Media Kreasi
Tebal buku     : 224 halaman
ISBN               : 978-602-8277-71-6
Tahun terbit    : Februari 2013
Review : 

Mempersiapkan Diri Sebelum Menjadi Istri


            Banyak lajang yang bertanya-tanya pada saudara, pada keluarganya dan teman-temannya bagaimana persiapan menjadi seorang istri. Tahapan dan langkah apa yang harus ditempuh agar ketika hari H tidak panik dan ketakutan. Buku Deasylawati Prasetyaningtyas ini mengupas habis bagaimana kita harus bertindak. Ada 6 bab yang diusut dalam buku ini, pertama ‘Bersaing dengan Bidadari’.
            Ketika kita sebagai muslimah ini bercita-cita agar mendapatkan suami yang beriman dan shalih maka suami yang jenis seperti ini pulalah yang sangat diidam-idamkan oleh pada bidadari di surga itu. (halaman 12)
            Singkatnya para bidadari akan merebut suami kita yang beriman, jikalau kita tidak memertahankan suami yang sudah kita cintai. Namun ada cara yang bisa mengungulkan kita untuk mengalahkan para bidadari yaitu; memperbanyak ibadah kita kepada Allah.
            “Mengapa wanita-wanita dunia lebih utama daripada bidadari?” dan jawaban Rosullullah juga sangat simpel, “Karena sholat mereka, puasa, dan ibadah mereka kepada Allah.”
Bab kedua membahas wanita yang baik untuk laki-laki yang baik pula. Karena untuk mendapatkan sesuatu yang baik kita harus memperbaiki diri terlebih dahulu untuk menjadi baik. Allah tidak akan menzalimi orang yang senantiasa berusaha ke arah kebaikan. Dalam suatu hadis Rasul menetapkan panduan untuk kita pilih.
            “Dari Jabir ra. Sesungguhnya nasbi Muhammad saw. Telah bersabda, ‘Sesungguhnya perempuan itu dinikahi karena agamanya, hartanya, dan kecantikannya. Maka pilihlah yang beragama.’”(HR. Muslim dan Tirmidzi)

Tuesday, 15 July 2014

[Book Review] Kakakku Tersayang


Judul : Kakakku Tersayang
Penulis : Nurhayati Pujiastuti
Terbit : November 2012
List Price : RP 17.500
Penerbit : Lintang Indiva
ISBN : 9786028277679

Review:
Sayang dan Kehilangan

Cerita diawali oleh Dara dan Farhan yang berlari ketakutan karena ulah Farhan yang menimpuki pohon mangga milik orang. Mereka berlari dikejar anjing pula, Farhan bisa berlari kencang namun naas bagi Dara yang kejebur dilubang. Membuat keduanya ketakutan ketika pulang ke rumah. 
Kak Farhan yang mengaku sakit perut pada Ibu guru ternyata berpura-pura dan memilih ke kantin untuk jajan. Setiap kali Farhan nakal ia selalu mengeluarkan mimisan, darah mengalir dari hidung dan selalu begitu. Farhan juga mencuri bunga mawar putih milik Bimo. Bimo ketakutan dimarahi Mamanya.  Farhan juga mendorong Aisyah ketika berebut keluar pintu ketika kelas berakhir. Panggilan Ibu guru tidak digubrisnya.
Dara yang dimintai Kak Farhan menunggu di depan sekolahan malah pergi dengan Cindy untuk meminjam buku baru yang dibelinya. Cindy memiliki 2 rak buku di rumahnya yang dipinjam-pinjamkan, semacam perpustakaan kecil-kecilan. Farhan yang tahu Dara tidak ada di tempat jengkel lalu memutuskan pulang terlebih dahulu. Farhan sebal ketika Dara sering mengadu kepada Uminya.

[Book Review] Braga Siang Itu




Braga Siang Itu. Gambar diambil dari Andi Publisher


Penulis            : Triani Retno A
Judul              : Braga Siang Itu
Penerbit          : Sheila (Imprint Penerbit Andi)
Cetakan          : 2013
Jumlah hal.    : iv + 140 halaman
ISBN               : 978-979-29-4157-9
Harga             : Rp 29000
Kategori         : Fiksi (Kumpulan Cerpen)

Review            :    

Luka-Liku Kehidupan

                Ketika melihat judul buku tersebut yang diupload oleh penulisnya via facebook, saya bisa memastikan langsung bawa Braga adalah nama suatu tempat di Bandung. Mengingat sang penulis, “Teh Eno” selalu menuliskan karyanya dengan setting di daerah tersebut dan beliau juga tinggal di sana. Ketika ada giveaway buku tersebut di blog kak Atria langsung saja saya ikutan nggak mau ketinggalan.Alhamdulillah saya memenangkannya.
                Lima belas cerpen dalam buku ini mengisahkan seputar kehidupan yang kebanyakan tokoh utamanya perempuan. Teh Eno lihai dalam mengambil ide dalam kesehariannya, di setiap ceritanya saya bisa menebak bahwa beberapa karakter dalam tokoh ini adalah murni beliau, melihat ada anak kembar, single parent dan beberapa hal yang merujuk ke sana. Bukan membicarakan si penulis namun saya envy keproduktifitasan beliau dalam meracik cerita.
                Braga Siang Itu, judul yang diambil dari novel berlatar Mei 1998 dan Januari 2012. Kisah Ben dan Fei, mahasiswa dari sebuah universitas yang ingin memperjuangkan hak rakyat dengan mengadakan sebuah demonstrasi. Ambisi Ben untuk membela kepentingan rakyat berputar balik haluan. Fei kehilangan Ben yang dulu, Ben sudah berubah dan hadirlah sosok Ron sebagai penengah sekaligus seseorang yang baru dalam kehidupan Fei.
                Bunda, Ibu yang Tak Pernah Ada, tokoh “aku” yang mengagumi sosok Rahmi; gadis kecil yang menjual jasa tenaga untuk membawakan belanjaan berat di pasar yang enggan dibawa sang empunya. Si Aku suka mendengarkan cerita dari Rahmi yang memiliki latar belakang keluarga harmonis. Si Aku ingin bertukar tempat dengan Rahmi, namun di kemudian si Aku ini merasa jauh lebih beruntung dari seorang Rahmi.

Sunday, 13 July 2014

Pesta Laut "Nyadran" di TanggulMalang

Benih kenangan kutanam dalam ingatanku, di mana tangan dan tubuh tak sanggup lagi menjangkau ...
Nyadran adalah sebuah upacara yang dilakukan masyarakat Jawa Tengah. Jujur saya belum pernah sama sekali mengikuti tradisi tersebut. Di desa saya Cepiring, Kabupaten Kendal acara Nyadran dilaksanakan satu kali dalam setahun. Dan kebetulan sahabat saya Lya See Beargirl yang rumahnya dekat dengan pesisir pantai mengajak saya mengikuti acara itu. Pagi-pagi saya dijemput oleh Lya, panggilannya. Lalu kami menuju rumah sahabatnya Ulfa di Pidodo. Saya disuguhi opor dan lontong sodara :-D *emang lebaran kali ya?


Narsis Berbuah Manis

Sisa-sisa yang terekam dalam ingatan ...

 "Kita hanya memilih, hasil akhir adalah urusan-Nya"

Pukul 5.30 pagi kakak saya sudah mencuci mobil tuanya yang paling disayangi, entah kenapa hari ini begitu semangatnya seisi rumah saya. Bukan barang-barangnya tapi penghuninya :D **lirik ibu yang lagi beberes dapur, ** lirik kakak yang lagi nyuci mobil. Apa karena tanggal 9 Julil 2014 ya? coblosan untuk pilpres kali ini membuat kakak saya begitu antusias.

"Nanti, kalau lembar kertas coblosnya dicek dulu di depan panitianya. Kalau udah ada yang kecoblos sobek aja di depan panitianya," wejangnya penuh semangat kepada ibu. Ibu manggut-manggut, saya asik online :D
"Lha kok uwes dicoblos ndisek?" jawab ibu saya **saya ngelirik, krikk ... krikk...
"Memang, saiki akeh seng curang," ujar kakakku selanjutnya. Ibu mengangguk tersenyum ngelirik saya, saya nyengir. Seekstrem itukah? jadi degdegan, mengingat ini kali pertama saya akan mengikuti pemilihan calon presiden.

Tuesday, 18 March 2014

Book Review "Putih dalam Cinta"


MENGAMBIL PELAJARAN DARI SEBUAH NOVEL
Hidup berumah tangga bukanlah sesuatu hal yang main-main, namun harus dipertanggungjawabkan pada Sang Mahakuasa. Membaca novel ini mengingatkan kita pada kasus komedian Bopak Castello yang sedang ramai saat ini. Sang istri pergi karena tidak tahan dengan kondisi ekonomi keluarga yang berada di titik terendah. Seharusnya bagi dua orang yang telah hidup berumah tangga dan memiliki anak masalah ini hal yang wajar. Bisa diselesaikan dengan cara baik-baik, tetapi sang istri memilih pergi.
Di sini Ray sang suami dan Manisha sebagai istri berpisah selama empat tahun. Kemudian si anak yang baru dua bulan ditinggal telah tumbuh besar, seusia dengan kepergian ibunya. Manisha datang lagi dalam hidup Ray, sementara Ray telah memiliki kekasih baru; Risa. Ray berencana menceraikan Manisha jika dia kembali.
“Ray, aku kembali. Aku menyesal, Ray. Aku …” Manisha berjongkok di hadapan Ray. Dia meraih kaki kanan Ray seraya memohon maaf padanya.  (halaman 19)
Manisha meminta maaf pada Ray, Ray belum memaafkan tapi memberi tempat tinggal untuk Manisha agar bisa dekat dengan Naira. Naira di sini berperan sebagai gadis kecil yang cerdas, dia gampang membaur dengan orang baru. Manisha sang ibu dipanggil tante sesuai kehendak Ray, agar Naira tidak kaget. Karena Ray telah menceritakan bahwa ibu Naira sudah meninggal.
Kedua ibu dan anak ini akhirnya dekat, karena kontak batin dan Naira merasa nyaman. Kehadiran Manisha setelah kepergiannya membuat hati Ray berpijar kembali, namun ia harus mengukuhkan hati karena sudah sepakat dan berjanji pada Risa. Konflik mulai timbul ketika ibu Ray jatuh terpeleset dan dibawa ke rumah sakit. Manisha yang takut menghadapi ibu Ray, Manisha yang akhirnya bertemu dengan Risa, dan Ray di sini harus menepati janjinya pada Risa untuk bercerai.
Manisha mau menandatangani surat perceraian itu jika Naira bisa pergi bersamanya. Tetapi karena akhirnya Naira tahu bahwa Manisha adalah ibunya, itu lebih dari kebahagiaan yang tak terhingga dan Manisha bersedia menandatangani surat perjanjian.

Saturday, 15 March 2014

Book Review "A Cup Of Tea for Writer"




Judul buku: A Cup of Tea for Writer
Penulis: Triani Retno A., Herlina P. Dewi, dkk.
Tebal: 195 halaman
Penerbit: Stiletto Book
Terbit: September 2012

Review :

Hanya mereka yang bertekad kuat yang mampu bertahan, hanya mereka yang mampu menjaga pijar semangat yang dapat terus melangkah di jalan ini. A Cup of Tea for Writer, wajib dimiliki oleh penulis yang kehilangan semangat, kehilangan ide dan mood untuk kembali bangkit inilah dunia kita :menulis. 

Stiletto sebelum menerbitkan buku ini terlebih dulu membuat audisi umum, saya pun sempat ikut waktu itu namun gagal :D tak lantas membuat saya menyerah, saya malah penasaran dengan sesiapa yang lolos dan bersemangat untuk membaca karya mereka. Bukan sembarangan karya dipilih dan saya yakin mereka yang lolos dalam audisi ini adalah wakil dari kami yang mencintai dunia tulis. 

Kisah inspiratif pertama dibuka oleh Triani Retno A, yang biasa saya panggil Teteh. Kisah beliau dengan judul: Senangnya Menulis. Kisah perjalanan beliau dari jaman cerpennya terbit di media cetak hingga beliau kini menjadi seorang editor. Dan Stiletto menjadi salah satu penerbit yang beliau editori.
Senangnya, menulis membuat saya eksis dan mandiri
Senangnya, menulis membuat saya dapat ikut menopang keuangan keluarga
Senangnya, menulis membuat saya menjadi lebih berarti dan bermanfaan bagi orang lain.

Kisah kedua oleh Ririe Rengganis. Sebab Impian Ayah Bukanlah Impianku. Aihh cerita ini membuatku meleleh :D ayahnya menyuruh masuk kedokteran tetapi dia ngotot masuk sastra. Tanpa restu ayah namun ibunya selalu mendukung, ketika ia lulus menjadi editor dan akhirnya bukunya diterbitkan ayahnya masih angkuh sampai mba Ririe ini menulis surat untuk ayahnya. Aduh akhirnya sang ayah bangga padannya.
            Tulisan adalah jejak rekam terbaik bagi mereka yang kelak kita tinggalkan di dunia
(halaman 15)