Friday, 10 May 2013

Book Review "Penjual Kenangan"



Judul : Penjual Kenangan (ketika harap mencari tepi)


Penerbit : Bukune

ISBN : 6022200895

List Price : Rp 40000

Tgl terbit : 00-02-2013

Sinopsis : 


Hidup terlalu singkat, kata seorang kekasih menggugat cintanya yang pergi. Bagaimana jika tak ada lagi cinta esok lusa? Bagaimana jika jauh ternyata tak berapa lama jaraknya?

Kekasih itu menggugat. Ia menangis. Kenangan; satu-satunya yang paling berharga, dimungkiri oleh cintanya. Hidup terlalu singkat, katanya lagi.

Sambil mengemasi sisa-sisa harap dan bersiap pergi.

"Semoga ada persimpangan di depan sana. Agar aku bisa menjual kenangan dan rindu yang menyisa," lirih hatinya, perih.

My review :


Aku mengira “Penjual Kenangan” adalah sebuah novel. Ternyata di dalamnya berisi 11 kumpulan cerpen  yang menyentuh. Membuat hati berdarah-darah *nggak sampai dink, cuma, hmmm … bikin flash back atau mereka-reka apa yang akan terjadi dengan kehidupan, masa depan, dan harapanku nanti.

·         Baiklah cerpen pertama dibuka dengan judul “Carano”. Cerpen ini pernah dimuat di Femina tahun 2007, di sini Carano menempati paling banyak halaman. Cerpen yang memuat unsur lokalitas daerah Minang, di mana Carano sebagai pelengkap, symbol/syarat berlangsungnya sebuah pernikahan. Di cerita awal kita akan menebak-nebak mau dibawa kemana cerita, namun sub bab judul selanjutnya dengan keterangan ‘ruang” masing-masing menggambarkan penjelasannya. Ini tentang kisah cinta yang terjalin lama, ketika wanita mengembara study demi membanggakan orang tua dan kakak lelaki yang telah membiayai hidupnya. Tetapi cinta itu harus kandas, dan kelak kemudian hari mereka di pertemukan. Perasaan seorang ibu juga tergambar dengan apik di mana wejangan yang diberikan amat sangat mengena di hati saya sebagai pembaca.



“Nahkoda selalu yakin esok akan ada matahari, karena mereka tak pernah hilang harapan dilautan yang tak bertepi sekalipun. Ada doa yang menyertai mereka, dari jauh, dari rumah yang mereka tinggalkan. Bersabarlah ... karena suatu hari akan ada kebahagiaan yang kan kau temukan lebih dari semua ini ... “[hal 37] kira-kira begitulah inti wejangan tersebut



·         Dalam Harap Bintang Pagi

“Aku tak menyukai kepergian, selalu ada kehilangan bersamanya …” [hal 66]

Cerita ini semacam cinta yang tidak dapat bersatu. Seorang peri yang tidak memiliki sayap, dan jatuh cinta kepada seorang petualang yang diibaratkan burung.  Saat keajaiban datang pada peri kemudian ia memiliki sayap, ia mencari sang petualang, sampai di sana mereka berbahagia tetapi peri melupakan satu hal. Apakah itu? :p *jreng-jreng



·         Percakapan Nomor-nomor

Mas Tarpin yang bermimpi, dalam mimpinya semua orang, termasuk anaknya berbicara dengan angka, yang tidak ia mengerti. Tulisan yang mereka baca saat di sebuah ruangan juga tulisan angka bukan alfabet. Tapi perlahan penasarannya terjawab, ia dituduh seorang penjahat yang harus ditangkap dan dibunuh. Dalam mimpi itu masa depan Mas Tarmin membayang dan ketika bangun ia harus mengumumkan berapa angka (nomor) yang keluar. Cerita ini memaparkan kerugian dalam membeli togel.  Dalam cerpen ini saya merasakan hentakan-hentakan ketika membaca, sungguh saya suka.



Wednesday, 8 May 2013

Book Review "Sebenarnya Cinta"


Judul : Sebenarnya Cinta

Author :Guntur Alam

List price : Rp 35.000

Penerbit : Rumah Kreasi

ISBN : 0000097179

Tgl terbit : 00-04-2013

My Review:


“Cinta bisa tumbuh perlahan dari kebersamaan. Asal komitmen dan kepercayaan semua bisa berjalan dengan baik” [halaman 182]

Di usia 24 tahun Vivi hanya 2x berpacaran selama hidupnya, saat SMP dan SMA. Masa kuliah ia tidak sempat menikmati masa-masa jatuh cinta. Hidupnya dipenuhi kekangan oleh senior tingkatnya Jiero. Senior yang angkuh, tidak berperasaan, dingin, tetapi ganteng dan menjadi rebutan di sana-sini. Vivi sama sekali tidak tertarik, harinya dihabiskan dengan sahabatnya Beni.
Selepas lulus kuliah Vivi bekerja jadi penyiar radio, lalu memutuskan mendaftar menjadi editor sebuah penerbitan terkenal. Pengalaman Vivi yang nol tidak membuatnya minder ia terus melaju gambling dengan kesempatan. Tak dinyana fortuna itu jatuh dipelukan Vivi, ia diterima, dan impian terwujud. Mimpi yang indah itu tergagalkan oleh kehadiran Jiero, yap senior yang angkuh, cuek, orang yang paling dibenci oleh Vivi menjadi atasannya ditempat itu. Haruskah Vivi resign? Apakah ia sanggup menerima penindasan lagi seperti di kampus dahulu. Otak Vivi berputar-putar flash back ke masa silam.

Kegaharan Jiero perlahan lenyap tergantikan kelembutan yang luar biasa, apakah in I bagian dari rencana Jiero yang baru? Desak Vivi terus menerus dalam hatinya. Tokoh-tokoh dengan karakter lain juga bermunculan, Nadia yang judes selalu menghina Vivi. Maya yang supel, Dani yang baik hati, dan Pak Iben yang bijaksana.

“Sepahit apa pun kejujuran, ia akan lebih manis Daripada kebohongan” [halaman 165]
Vivi menolak ajakan Beni ketika weekend untuk jalan, tetapi Vivi menerima ajakan Jiero untuk makan malam, hati Beni mendadak hancur dan ia sakit. Vivi yang merasa bersalah lalu berusaha mejenguk Beni, pengakuan terpendam Beni mencuat. Begitu juga Dani, lelaki yang dianggap satu-satunya teman, berbagi keluh di kantor kenapa mendadak jadi mengatakan sukanya pada Vivi. Ditembak cowok sekaligus tiga dalam waktu bersamaan tidak mudah. Semuanya berarti, semuanya memiliki tempat di hati tersendiri. 
siapakah nantinya yang akan dipilih Vivi? baca aja kisahnya dan beli segera di toko buku terdekatmu :D

“Karena cinta tidak bisa memilih kemana ia berlabuh” [halaman 156]

Book Review "When I Fall in Love"



Judul : When I Fall in Love

Author : Embart Nugroho

List Price : Rp 26.500

Tgl terbit : maret-2013

ISBN : 9789799112330

Penerbit : Media Pressindo




Sinopsis : 


ku gendut, nggak pede-an, nggak punya cowok...
pokoknya nggak populer!

***

Alda merasa hidupnya benar-benar nggak asik. Ukuran tubuhnya yang terbilang jumbo seringkali menjadi bahan ejekan bagi teman-teman sekolahnya, terutama Benny, cowok usil yang selalu mengganggu Alda. Mereka berdua mirip Tom and Jerry, deh ...


Berangkat dari kekecewaan pada dirinya sendiri, Alda memutuskan untuk mengubah hidupnya. Ia bertekad diet ketat, supaya langsing!


Dibantu oleh Kevin, cowok kenalan Alda yang ganteng banget, akhirnya Alda berhasil mendapatkan bentuk tubuh ideal yang ia impikan, yang membuat iri semua cewek di sekolahnya. Namun saat ia berani untuk mengutarakan perasaannya pada Kevin, cowok itu malah pergi menjauh...


My review:


“Mengalah untuk menang lumrah” [halaman 95]

Leukimia yang menggerogoti tubuh Kevin membuat ia menahan cintanya untuk Alda. Pertemuan tidak sengaja karena kebetean Alda menimpuk minuman kalengnya yang dibuang sembarangan mengenai kepala cowok itu. Alda yang gendut, obesitas, gembrot, mempunyai julukan chuby dsb. Alda yang memiliki musuh bebuyutan; Benny. Sejak SMP keduanya berantem lalu berlanjut kepindahan Benny ke sekolah itu.
Benny yang populer sok kecakepan membuat Alda jenuh, apalagi pasangan Benny yang bernama Erika selalu mengejek Alda. Alda ditolak jadi tim cheerleader karena gemuknya badanya. Unek-unek kesebelan itu dicurahkan ke Kevin, Kevin membantu Alda dengan sepenuh hati. Bahkan berbulan-bulan lelaki itu setia menemani masa diet Alda.

Monday, 6 May 2013

Book Review "Milana"


Judul : Milana ( Perempuan yang Menunggu Senja)

Author : Bernard Batubara

List Price : Rp 40.000

Penerbit : GPU

ISBN : 9792295070

Tgl Penerbitan : 22-04-2013



Sinopsis Buku:

Kali ini saya sudah tahu namanya. Milana. Ia bercerita mengapa ia melukis senja. Dan mengapa ia selalu melakukannya di atas feri yang menyeberangi Selat Bali, dari Banyuwangi ke Jembrana. Ia sedang menunggu kekasihnya. Ia yakin suatu saat kekasihnya akan datang ke tempat ia menunggu. Ia tidak tahu kapan. Ia berkata kepada saya bahwa ia bukan saja yakin, tetapi ia tahu, kekasihnya itu akan datang kepadanya.

Namun, belakangan saya baru sadar, Milana sedang menunggu seseorang yang tiada.
“Benz seperti tukang tenung. Ia menciptakan embun dari kata-kata; saya menikmati sejuk dan beningnya. Saya menyukai cerita pertama kumpulan ini, cerita kedua, ketiga, dst. Ternyata saya menyukai semuanya.” – A. S. Laksana

My Review :


Milana adalah buku kumpulan cerpen pertama Bernard Batubara.  Ada 15 cerpen yang mengaduk-aduk perasaan dan imajinasi saya.  Saya sangat menyukai tulisan beliau, aihh … raranya saya ingin terus tenggelam dalam tulisannya. Membaca berlembar-lembar pun saya tidak akan pernah jemu.

·         Lukisan Kali dan Pohon Tua

“Dalam kesunyian , sesungguhnya kau bisa mendengar ingar-bingar yang merdu
 [hal 11]
Seorang lelaki yang selalu mendengar  suara gadis yang dikirimkan lewar debur kali

·         Beberapa Adegan yang Tersembunyi di Pagi Hari
“Seseorang yang sedang jatuh cinta adalah peneliti yang mahir” [hal 22]
Cerita tentang melodrama dari tepian daun, setitik embun, sebuah puisi, dan Angin

·         Lelaki Berpayung dan Gadis yang Mencintai Hujan
Seorang lelaki  berpayung yang sering memergoki gadis yang menari di bawah hujan. Percakapn di bawah hujan yang menghangat dan sebuah kehilangan yang menyentuh

·         Goa Maria
“Sabar itu ujian dari Tuhan , dan berlangsung selamanya” [hal 49]
Wanto menyelamatkan Suhana yang tercebur dalam kolam renang di Goa Maria. Suhana jatuh cinta namun orang tuanya tidak merestui karena ia anak orang berpunya sedang Wanto anak seorang tukang sayur.  Terdengar desas-desus Wanto menghamili anak orang, Suhana tidak percaya dan mempertanyakan langsung pada Wanto. Suhana patah hati, ia lalu menceburkan dirinya lagi di kolam dan berharap Wanto akan menyelamatkan dirinya lagi.

·        

Book Review "Sorry That I Love You"


Judul : Sorry That I Love You

Author : Aveus Har

List Price : 22.500

Penerbit : Media Pressindo

Tahun Terbit : 00-03-2013
ISBN : 9799112389


Sinopsis Buku:

Ketika berada di dalam kamarku yang penuh dengan impian, aku baru menyadari, jangan-jangan ini petunjuk yang sempurna untuk meneguhkan hatiku. Bahwa demi keseimbangan kosmos, cowok tampan memang seharusnya menjadi pacar cewek jelek. Dan meskipun banyak cowok mengingkari takdir keseimbangan ini, masih ada yang mematuhinya.

Jadi, aku tidak perlu kuatir dengan impianku.

Setidaknya ada fakta bahwa putri buruk rupa pun bisa mendapatkan pangeran tampan. Jadi bukan hal mustahil aku juga bisa mendapatkannya. Dan ramalam Madame Unezo itu akan terbukti.



***

Kata seorang peramal, Yuli akan bertemu dengan cowok tampan, yang bakal menjadi pacar pertama dan terakhirnya, sebelum ulang tahunnya yang ketujuh belas. Si peramal hanya memberi satu petunjuk: celana. Dan dimulailah petualangan Yuli menerjemahkan petunjuk sang peramal, sekaligus mencari cowok yang ada sangkut-pautnya dengan… celana! Berhasilkah Yuli bertemu dengan sang pangeran celana?




My Review : 


“Kita boleh memercayai sesuatu dan memerjuangkannya, tetapi bukan berarti kita harus jadi obsesif kan?  [halaman 45]

Yulia gadis berumur 16 tahun yang bersahabat dengan Romi. Mereka datang dalam acara Ride Off Party, begitu gelisah gadis itu ingin sekali memasuki  tenda peramal yang membuka stand di sana. Madame Unezo seorang peramal cantik yang memberi kata kunci untuk Yulia “dia adalah celana”, maksudnya segala hal yang berhubungan dengan celana, di situlah Yuli akan mendapatkan pasangan
Sebelum ulang tahunnya yang ke 17 Yulia ingin segera lekas punya cowok. Ditemani sahabatnya Dista, Yulia sering nongkrong di mall, berburu cowok yang berkaitan dengan celana, pilhan distro celana menjadi acuan utama Yuli berburu. Tapi semenjak Dista jadian dengan David, Yuli sering diabaikan. Yuli merasa persahabatannya tidak penting buat Dista, ia lebih memilih jalan dan menuruti segala kata-kata David. Yuli mahfum karena mereka baru jadian, tapi lama kelamaan Yuli sadar juga persahatannya bukanlah apa-apa di mata.

“Persahabatan itu seperti untaian kalimat, untuk menjadi untaian itu setiap kata butuh spasi. Butuh jarak” [halaman 93]