Monday, 30 April 2012

LOMBA RESENSI BEAUTIFUL MISTAKE

LOMBA RESENSI BEAUTIFUL MISTAKE

oleh Sefryana Khairil pada 28 April 2012 pukul 17:07 ·



Sudah baca BEAUTIFUL MISTAKE karya Sefryana Khairil dan Prisca Primasari? Ayo, tuangkan pendapatmu dalam bentuk resensi!


Ketentuan Umum:

1. Resensi harus karya asli, bukan saduran atau jiplakan

2. Resensi ditulis se-kreatif mungkin


Ketentuan Khusus:

1. Kamu harus punya account Facebook dan/atau Twitter

2. Kamu harus sudah berteman dengan Sefryana Khairil dan Prisca Primasari di Facebook dan
    follow Sefryana Khairil (@sefryanakhairil) dan Prisca Primasari (@priscaprimasari) di Twitter

3. Resensi harus memuat gambar sampul buku BEAUTIFUL MISTAKE

4. (a) Resensi di-post di notes Facebook lalu tag ke temanmu (termasuk tag Sefryana Khairil dan Prisca Primasari
     (b) Untuk yang post di blog, post link di Twitter, mention Sefryana Khairil dan Prisca Primasari

4. Batas akhir pengiriman adalah 11 Mei 2012 pukul 23:59


Hadiah:

Tiga resensi terbaik akan mendapatkan souvenir berupa mug dan pin BEAUTIFUL MISTAKE dan goodie bag GagasMedia

Friday, 27 April 2012

Andrea Hirata Bilang : Riset Sebanyak-banyaknya

Saya pernah membaca harian republika, bahwa Andrea Hirata memberikan beberapa tips singkat buat penulis pemula, diantaranya adalah : 

*) Perbanyak riset agar menghasilkan sebuah karya yang menarik : tidak peduli mau tema apa saja,  mau ditujukan untuk dewasa, remaja, maupun anak-anak yang terpenting adalah riset sebanyak-banyaknya.

Andrea Hirata mengatakan bahwa ia membutuhkan riset 3,5 tahun untuk menulis dwilogi Padang Bulan dan Cinta Dalam Gelas. "Jika sudah melakukan riset mau menulis jenis genre apapun akan bagus hasilnya," tukas dia.



Dia pun sudah biasa melakukan riset sejak jaman sekolah dasar, bermula ia diberi tugas mengarang oleh gurunya yang bernama bu Muslimah, Andrea kecil melakukan riset di pasar ikan. Seperti yang kita lihat novel Laskar Pelangi (2005) sudah dialihkan ke dalam 18 bahasa.

Thursday, 26 April 2012

Tips Menulis Fiksi Ayu Utami

Kali ini penulis novel Saman, Larung, Bilangan Fu, Saman, AYU UTAMI, berbagi 8 tips soal bagaimana cara menulis fiksi.

1. Bagaimana menuangkan ide?

Ide adalah ibarat keping-keping lego atau puzel. Kumpulkanlah yang kira-kira bisa saling dipasangkan. Setelah ada beberapa keping, coba susun. Setelah mulai tersusun, biasanya kita bisa menyadari bagian mana yang belum lengkap. Lengkapilah agar menjadi utuh. Prosa yang utuh biasanya memiliki tiga bagian: pembuka, isi, dan penutup.

2. Seperti apa pembuka, isi, dan penutup baik?

Pembuka seharusnya cukup pendek untuk menjelaskan ke mana cerita kira-kira berjalan. Dalam film, sepuluh menit pertama harus sudah bercerita tentang masalah utama kisah itu. Isi harus lebih panjang daripada pembuka dan penutup, dan harus bergerak menuju klimaks. Penutup menjelaskan penyelesaian konflik-konflik yang ada dalam isi. Biasanya ringkas.
Cerita pop yang standar seperti makanan. Pembukanya segar-gurih agar kita ingin melanjutkan menu berikutnya. Santapan utamanya harus nikmat dan berisi agar kita kenyang. Penutupnya manis. Bisa juga manis dan pahit sekaligus, seperti sepotong tiramizu dan secangkir espresso.
3. Bagaimana membuat cerita?
Ide cerita boleh apa saja. Tapi, sebuah cerita yang menarik harus memiliki satu hal ini: ketegangan atau suspens.

4. Bagaimana membangun ketegangan?


Pertama, ketegangan dibangun dari kemungkinan ya dan tidak. Ini cara paling gampang. Misalnya, membuat tokoh utama menginginkan sesuatu. Contoh: Pinokio ingin menjadi manusia sungguhan. Ketegangan terbangun seputar apakah Pinokio berhasil menjadi manusia, atau ia tetap boneka kayu selamanya.
Kedua, ketegangan dibangun dari kejutan. Ini lebih sulit dari yang pertama. Sebab, untuk membuat kejutan yang mengasyikkan, penulis harus lebih dulu membangun unsur-unsur yang diperlukan. Kalau tidak, kejutan itu hanya akan menjadi kebetulan yang menjengkelkan.

5. Bagaimana mengatasi mentok-penulisan?


Biasanya kita merasa jalan buntu jika kita terlalu tidak berjarak, sehingga kita tidak bisa melihat ada jalan lain. Ambillah jarak. Istirahat dan tinggalkan tulisan yang buntu itu selama beberapa hari (bisa juga beberapa pekan). Ketika menengok kembali, cobalah pakai cara pandang baru. Kembali lihat ide-ide seperti keping-keping lego atau puzel. Jangan-jangan kita memasang kombinasi yang salah. Jangan-jangan susunannya perlu diganti. Jangan-jangan ada keping yang masih harus diambil dari tempat lain.

6. Bagaimana mengatasi kehabisan ide?


Banyak membaca dan mendengarkan pihak lain. Enam puluh persen pekerjaan menulis adalah membaca.

7. Apa betul, agar bisa menulis maka tulis saja segala yang terlintas di benak?


Cara itu bolehlah untuk catatan harian. Untuk menghasilkan tulisan yang dibaca orang banyak, sebaliknya pikirkan apa yang dibutuhkan orang banyak (termasuk diri kita sebagai bagian dari orang banyak).

8. Bagaimana agar tidak takut menulis?


Agar tidak takut, jangan terlalu memikirkan diri sendiri. Segala rasa takut datang dari terlalu banyak memikirkan diri sendiri.

Sumber: http://www.ayuutami.com/

CERNAK SUARA MERDEKA

CERNAK SM

oleh El Eyra pada 25 April 2012 pukul 13:28 ·
info dari group penulis buku anak IIDN

Dewi Amalia membuat dokumen.
CERNAK @SUARA MERDEKA

Rekan-rekan, awal minggu ini saya berkunjung ke Semarang dan berkesempatan berkomunikasi dengan Editor Harian Suara Merdeka. Berikut ini alamat pengasuh cernak di Harian Suara Merdeka:


Mba Winda >>>> e-mail: rusmala2001@yahoo.com
...


Syarat cernak:

cernak tidak mengandung unsur permusuhan/sara, namun hal-hal positif dan memberi inspirasi pada anak tumbuh mandiri, baik, cerdas, sehat, sopan dan terampil.
Maksimal 3500 karakter dan spasi1,5

Sunday, 1 April 2012

Antologi ke 42ku LIONTIN KEHIDUPAN



Telah terbit! Sekumpulan jerih payah kehidupan yang mempunyai nilai lebih. Sebuah penuturan yang dapat kita ambil hikmahnya. Bahwa kehidupan adalah sebutir liontin yang mahal harganya.

Judul : Liontin Kehidupan
Penulis : Novela Nian, Fadila Kireihana, Selendang Sulaiman, Riskaninda Maharani, dkk
Penerbit : Pustaka Jingga
ISBN : 978-602-18081-1-5
Tebal : 240 hlm
Harga : 37.000 (belum termasuk ongkir)
Sinopsis :
Menjalani hidup, ibarat berpetualang ke samudera lepas. terkadang kita diancam cuaca yang tak bersahabat. Diancam ombak, terancam karam. semua itu mengajari kita akan satu hal. Di samudera lepas memang terdapat banyak sekali pelajaran hidup. Kini semua bergantung pada diri kita yang menjalanimya. Dapatkah kita mengambil hikmahnya atau menghardiknya sebagai ketidakadilan?

Berdamai dengan hati, menyikapi segala yang terjadi dengan ungkapan sabar dan syukur adalah pilihan terbaik. Sebab Tuhan tak akan pernah salah menulis skenario takdirNya. Bukankah hidup tidak linear? Bukankah hidup penuh dengan kejutan dan campur tangan mukjizat Tuhan?
Jangan menyerah saat jatuh, jangan pongha saat berjaya. Kita hanya butuh sedikit waktu untuk merenungi semua. Betapa kerdilnya kita di hadapanNya.

Kontributor :
Trasungging Rhazaki K, Tamie Emoth, Selendang Sulaiman, Safira Khansa, Runy Ginevla, Riskaninda Maharani, Purba Sari, Nyi Penengah Dewanti, Novela Nian, Marisa Agustina, Kakaakin, Iruka Danshwara W, Irfan Fauzi, Hanif Wahyu Saputra, Fadila Kireihana, Erni Misran, Endah Wahyuni, Endang SSN, Elis Widyo Palupi, Dianca Hyani, Ben Putra, Azzlia Kurniawan, Aya Arsana, Awiek Libra, Ally Jane Parkere

Khusus kontributor harga buku menjadi 33.000 (belum termasuk ongkir). Preorder 33.000 per buku. Promo ini berlaku sampai tanggal 10 April 2012. Order yuk!
Pemesanan melalui sms ke 0856 4545 9192 dengan format pesan LK#nama lengkap#alamat lengkap#jumlah buku#no hp